Tips Mencegah Kartu ATM Ketinggalan Di Mesin


Peristiwa tertinggalnya kartu ATM ini terjadi kira-kira 6 tahun yang lalu. Ketika saya  menjelang akan menikah 3-4 bulan lagi. Memang sih waktu itu saya tahu ada orang di belakang saya yang ngantri cuma 1 orang. Tetapi keluar ruang ATM saya juga sudah nggak inget lagi wajahnya. Apalagi mengingat ciri-cirinya seperti apa?. Beeeuuh…nggak inget sama sekali broo..

Setelah sadar ATM saya hilang kemudian saya mengingat-ingat kembali, kapan saya mengeluarkan atau menggunakan ATM itu ya? Beberapa hari setelah berusaha mengingat akhirnya saya teringat juga. Kemungkinan saya tertinggal dimesin ATM daerah XX yang kebetulan salah satu kantor cabang bank penerbit. Tak menunggu waktu lama saya langsung meluncur ke kantor cabang bank tersebut dan menanyakan apakah ada kartu ATM tertinggal.

Laporan diproses dan dijawab ya oleh CSO. Saya agak senang mendengar kartu ATM saya masih ada di bank tersebut. Setelah menjawab ya saya diminta mengecek saldo. Kemudian disuruh kembali ke kantor untuk membuat berita acara atau kronologis. CSO bertanya,”Berkurang nggak uangnya pak? Berapa?. Aku menjawab dengan sedikit syok. “Iya bu, hilang +- Rp. 700.000 an”. CSO bertanya panjang lebar dan akhirnya meminta untuk menuliskan kronologis kejadian itu. Memang jumlahnya gak banyak sih tetapi bagi buruh dengan gaji pas-pasan seperti saya, uang sebesar itu lumayan juga. Saya akhirnya hanya pasrah kepada sang pencipta karena setiap kejadian pasti ada iktibar dibalik semua itu.

Kilas balik dari kejadian itu, logikanya sangat mudah bagi yang berniat jahat apabila menemukan ATM seseorang ketinggalan di mesin. Cukup klik ya untuk meneruskan transaksi. Lihat saldonya kemudian tarik tunai dengan jumlah yang diinginkan beres deh… uang orang di garotin.

Beruntung sekarang salah satu bank (BCA) sudah memprotek kejadian itu. Setiap kali nasabah akan transaksi di ATM selalu diminta PIN. Misalnya habis ambil uang tunai, ketika kita akan memilih menu tarik tunai lagi maka akan selalu diminta PIN. Hal ini cukup efektif mencegah terjadinya uang raib dari kasus tertinggalnya ATM di mesin. Sehingga nasabah menjadi lebih aman dan nyaman.

Dari kasus ini kemudian saya berfikir dan menganalisa sebab-sebab apa yang menyebabkan seseorang tertinggal kartu ATM – nya di mesin? Ini dia alasannya :

  1. Lupa atau pelupa.
  2. Buru-buru.
  3. Banyak fikiran dan pekerjaan.
  4. Stress / linglung / pikiran kosong.
  5. Bermasalah di keluarga atau di tempat kerja

Tips untuk menghindari tertinggalnya kartu ATM di mesin :

  1. Berusahalah untuk tenang, rileks, sabar, focus dan tidak buru-buru ketika sedang transaksi di ATM.
  2. Lupakan beban fikiran dan masalah apapun ketika hendak bertransaksi di ATM. Dan hindarkan diri dari stress.
  3. Jika langkah 1 dan 2 tidak bisa dilakukan dan fikiran anda masih tetap ruwet, sebaiknya anda mengajak teman atau istri untuk menemani ke ATM agar mengingatkan kita dengan pertanyaan,”apakah ATM kamu sudah dibawa? Supaya nggak kelupaan ATMnya bro???

Nah tips yang ke-3 ini yang sering saya gunakan. Mengajak istri saat akan bertransaksi. Sehingga ATM aman dan sampai saat ini belum pernah tertinggal lagi. Alhamdulillah…

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: