Tips Hemat Listrik


Sebenarnya menghemat penggunaan listrik rumah tangga tidaklah sulit untuk dilaksanakan. Yang diperlukan hanya menumbuhkan sikap dan membiasakan perilaku hemat listrik di tengah-tengah keluarga, antara lain :

  1. Gunakan daya tersambung listrik yang sesuai dengan kebutuhan listrik sehari-hari.
  2. Pergunakan peralatan rumah tangga, khususnya peralatan elektronik yang tepat dan sesuai kebutuhan.
  3. Budayakan kebiasaan hemat listrik sebagai perilaku sehari-hari seluruh anggota keluarga, seperti :

–        Menyalakan / menggunakan peralatan listrik pada saat digunakan saja.

–        Menggunakan peralatan listrik secara bergantian.

–        Bila memungkinkan, gunakan listrik untuk menambah pendapatan rumah tangga ( kegiatan yang bersifat produktif).

Kiat Hemat Listrik Untuk Lampu Penerangan

ü  Gunakan lampu hemat energy yang kualitasnya baik dan harganya terjangkau.

ü  Biasakan mematikan lampu penerangan jika tidak digunakan.

ü  Hidupkan lampu teras rumah pada saat menjelang malam dan segera matikan disaat matahari mulai terbit.

Kiat Hemat Listrik Untuk Lemari Es / Kulkas

ü  Pilihlah lemari es dengan ukuran/kapasitas yang sesuai.

ü  Pastikan pintu lemari es selalu tertutup rapat.

ü  Jangan mengisi lemari es melebihi kapasitasnya, isilah lemari es sesuai kapasitasnya (secukupnya)

ü  Hindari memasukan makanan / minuman yang masih panas ke dalam lemari es.

ü  Aturlah suhu pendingin lemari es sesuai kebutuhan dan tidak terlalu rendah, karena semakin rendah suhu pendingin maka akan semakin banyak mengkonsumsi energy listrik.

Kiat Hemat Listrik Untuk Seterika

ü  Pilihlah seterika listrik yang menggunakan system pengatur panas otomatis.

ü  Pada saat menyeterika, aturlah tingkat panas yang diperlukan sesuai dengan bahan bahan pakaian yang akan diseterika.

ü  Biasakan menyeterika sekaligus dan hindari bolak-balik mencabut serta mencolokan kembali alat seterika ke sumber listrik.

ü  Bersihkan bagian bawah alat seterika dari kerak yang akan menghambat panas.

ü  Segera matikan seterika sesudah selesai digunakan atau bila akan ditinggalkan untuk megerjakan yang lain.

Kiat Hemat Listrik Untuk Televisi, Radio, Dan Tape Recorder

ü  Matikan televisi, radio dan tape recorder serta peralatan audio visual lainnya bila tidak dilihat atau didengarkan.

ü  Pastikan televisi, radio dan tape recorder benar-benar sudah dimatikan dari powernya, bukan dari sleep timer. Sebab penggunaan sleep timer tidak memutuskan aliran listrik.

Kiat Hemat Listrik Untuk Pompa Air

ü  Gunakan tangki penampungan air dan menyalakan pompa air hanya bila air didalam tangki hampir habis.

ü  Akan lebih baik apabila menggunakan system control otomatis atau pelampung pemutus arus secara otomatis yang akan memutuskan aliran listrik ke pompa air bila air di tangki sudah penuh. Semakin sering pompa air “hidup-mati” maka akan semakin besar daya listrik yang dipakai.

Tips Merawat Instalasi Listrik Rumah

ü  Pastikan instalasi listrik dirumah/bangunan anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.

ü  Lakukan pemeriksaan rutin, minimal 1 tahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik masih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.

ü  Jika instalasi listrik terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk di rehabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan  dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

ü  Pergunakan peralatan rumah tangga dan elektronik yang sesuai dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.

ü  Jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, sebaiknya menggunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI ( Assosiasi Listrik Indonesi ). Informasi tentang instalatir listrik dapat menghubungi kantor PLN  terdekat.

Tips Mencegah Bahaya Listrik

  1. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  2. Gunakan pemutus arus listrik (sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau atau dikurangi.
  3. Kabel-kabel listrik yang terpasang dirumah jangan dibiarkan ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  4. Jauhkan sumber-sumber listrik seperti stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik dari jangkauan anak-anak.
  5. Biasakan menggunakan material listrik, seperti kabel, saklar, stop kontak, steker (kontak tusuk) yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI/LMK/SPLN.
  6. Pangkaslah pepohonan yang yang ada di halaman rumah, jika sudah mendekati atau lebih dan menyentuh jaringan listrik.
  7. Hindari pemasangan antena TV terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  8. Gunakan listrik yang memang haknya, jangan mencoba untuk mencantol listrik, mengutak-atik kWh meter atau menggunakan listrik secara tidak syah.
  9. Biasakan bersikap hati-hati, waspada dan tidak ceroboh dalam menggunakan listrik.
  10. Jangan bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak kita agar tidak bermain layang-layang dibawah/dekat jaringan listrik.

Sumber : Leaflet PLN

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: