Si Mulut Besar Yang Lidahnya Laziz Abizz..


Mengamati perilaku seseorang berbeda dengan menggunjingkannya(nge-gosip). Mengamati berarti melihat, mendengar, membaca dan menduga perilaku dan karakter seseorang. Bagi yang mempunyai kemampuan psikologis secara empiris hal ini tidak menjadi masalah. Bagi yang awam kudu pintar-pintar mengahafali karakter si mulut besar ini. Sedangkan menggunjing adalah membicarakan kebaikan dan kejelekkan seseorang baik benar atau salah tanpa pembelajaran. Membicarakan hal yang benar tentang seseorang berarti menggunjing, sedangkan membicarakan sesuatu yang tidak benar bisa terjerumus ke dalam fitnah.

Beberapa kali saya bertemu dengan orang /teman baru yang nada bicaranya manis, hangat, mengakrab, semangat dan terkesan sangat tingggi dan elegant. Tetapi setelah pertemuan ketiga dan keempat mulai terkuak kebohongnan dan kepalsuan dari pembicaraanya. Dia tidak seperti apa yang dikatakannya selama ini. Bahkan dulu hampir tertipu ketika saya membawa kakak laki-laki pertama dari kampung. Awalnya dia berjanji akan mencarikan kerja. Ternyata cuma menjadi seorang sales keliling. Dus.. ditambah lagi lama-lama berani ngelonjak minta duit alasanya macem2 demi kakak saya yang mau mencari kerja. Untung baru dapat jigo tuh orang. Keburu saya sudahi persahabatan yang tidak sehat itu. Karean dia mengontrol dan mendikte untuk sesuatu yang menipu.

Nah tulisan kali ini kita akan menyoroti karakter seseorang atau salah satu teman kita yang mendapat panggilan dari orang banyak dengan sebutan : si mulut besar. Banyak orang tidak menyukai si mulut besar setelah mengetahui apa yang di omongin si mulut besar tidak benar alias bohong. Ada juga yang tertipu dengan kelakuan si mulut besar. Sebagian dikecewakan oleh si mulut besar. Karakter si mulut besar bisa mendorong kepada kebohongan dan kemunafikkan. Agar kita tidak tertipu dan terpesona oleh si mulut besar berikut ciri-ciri si mulut besar.

Ciri-ciri Si Mulut Besar :

  1. Banyak omong
  2. Omongannya manis
  3. Mendominasi pembicaraan
  4. Pembicaraannya luwes, empuk, enak, menyenangkan dan bersemangat.
  5. Suka melebih-lebihkan keadaan dan berita
  6. Meminjam nama besar seseorang seakan-akan dia sebesar seperti orang itu.
  7. Pada puncaknya si-mulut besar akhirnya harus berbohong untuk mempertahankan imej tentang dirinya yang terlanjur di citrakan tinggi olehnya.
  8. Mengambil keuntungan dari bohongnya pembicaraan.
  9. Beberapa orang menggunakan majic ( ex : jimat, susuk, pengasihan ) untuk mendapatkan kemampuan mengendalikan dan mempengaruhi orang dengan pembicaraan.

Hukuman Bagi Si Mulut Besar dalam masyarakat yang berlaku secara otomatis sesuai norma yang berjalan adalah dijauhi, tidak disenagi, dikucilkan dan jika sangat merugikan seperti merugikan secara materi adalah diusir dari kampung dan di penjarakan.

Tips Berinteraksi dengan teman baru /lama :

  1. Sebaik-baiknya teman adalah yang didasari oleh kesamaan keyakinan agama. So, carilah teman yang dilandasi oleh semangat beragama yang baik.
  2. Falsafah Jawa mengatakan : Ojo cedhak kebo guphak. Artinya jangan berteman dengan orang yang jahat. Karna baik atau buruk teman akan memberi dampak dan efek kepada temannya. So, carilah teman yang baik syukur2 membawa pengaruh yang baik pula.
  3. Menjaga kesolidan agar tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh. Sedang-sedang saja kata adiknya Alam, Vetti Vera… dan yang penting tetap hangat dan antusias dalam tiap kesempatan.
  4. Memberi pertolongan dan bantuan dengan ikhlas. Sifat ini akan selalu dihargai dan dikenang oleh semua teman.
  5. Yang agak berat jika ada persoalan sedikit diantara teman, jangan langsung bersu’uzhon dulu. Dan jangan gampang menjauhi teman karena permasalahan sepele. Hasilnya akan tidak bagus, tidak enak dan kita tak punya teman.
  6. Memaafkan lebih baik daripada membenci dan menjauhi.

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: