May Day 2012


Serikat Pejuang Kaum Buruh

Ada yang sedikit berbeda dengan May day 2012 di daerah kawasan industri menara permai cileungsi-Bogor. Satu hal yang beda itu adalah jumlah perusahaan yang akan merayakan May Day, yang dulu hanya dua perusahaan yaitu : Panasonic dan Tanashin, sekarang bertambah menjadi 6 perusahaan. Perusahaan yang baru bergabung ke dalam FSPMI adalah PT Indomitra, PT FIM (Federal Izumi Manufacturing), PT Lintech, PT. Sumber Alfaria Trijaya (alfamart) dan satu lagi perusahaan diluar kawasan yaitu PT Philips.

Dengan bertambahnya jumlah anggota perusahaan yang tergabung kedalam FSPMI ini makin menambah semangat solidaritas dan peta kekuatan buruh di daerah Bogor. Semoga dengan bertambahnya jumlah anggota FSPMI ini akan membawa dampak yang positif bagi para buruh di daerah Bogor. Terbukti aksi yang dilakukan oleh PUK PT.FIM beberapa waktu lalu selain menghasilkan kenaikan UMK yang cukup bagus juga memperlihatkan kekompakan dan kesolidan FSPMI.

Salah satu pilar yang mendukung suksesnya aksi di PT. FIM tersebut adalah kehadiran Pilar Garda Metal. Yang berseragam hitam merah dan ikat kepala merah dalam satu komando mengamankan tindakan anarkis dalam aksi dan juga menertibkan aksi. Beberapa anggota di PT FIM yang pro dengan perusahaan (maklum bro belum familiar dengan FSPMI) juga mengaku salut dengan adanya Garda metal ini. Dan perlu diketahui selama hampir 10 tahun lebih perusahaan2 di kawasan menara permai banyak yang belum mengenal dan masuk menjadi anggota FSPMI. Dan Garda Metal tingkat daerah yang di komandoi oleh seorang Pangkorda secara resmi juga baru terbentuk belum lama ini. Semoga kedepan FSPMI cabang Bogor dengan Garda Metalnya mampu mengemban amanat dalam membela dan memperjuangkan nasib kaum buruh.

Menggeliat dan bangkitnya Buruh Bogor Bersatu seakan menjadi pertanda kesadaran buruh Bogor akan persatuan dan solidaritas mulai meningkat. Dan kesadaran bahwa dengan bersatu buruh akan menjadi lebih kuat. Semoga aliansi BBB (Buruh Bogor Bersatu) yang terdiri dari beberapa konfederasi akan mampu memperjuangkan kaum buruh mendapatkan hak-hak ekonomi yang lebih layak. Yang senang banyak tapi juga ada yang tidak suka dengan fenomena bangkitnya FSPMI di Bogor ini.

Salah satu Pihak yang kurang responsive dengan kebangkitan buruh Bogor (baca:bertambahnya jumlah perusahaan yang masuk FSPMI) adalah pihak menejemen perusahaan di kawasan menara permai yang tergabung dalam CCMP (Crisis Center Menara Permai). CCMP adalah gabungan menejemen perusahaan di kawasan sebagai ganti pengelola kawasan yang sudah tidak mengelola kawasan lagi.  Kalau ini sih sudah mafhum ya broo..memang dimana-mana perusahaan mayoritas alergi sama FSPMI heee..

Malah ada issu yang sudah terendus kaca2 spion, CCMP akan mengerahkan PAM SWAKARSA guna menghadang sweeping terkait acara May day 2012. Dimana issu yang berkembang Garda Metal Bogor akan men-sweeping pabrik-pabrik yang masuk kerja pada 1 Mei 2012. Lha..padahal Pam swakarsa itu dibentuk dari security kawasan yang notabene pemuda karang taruna warga desa sekitar. Waduhh..semoga aja CCMP dan Pam Swakarsa sadar berhadapan dengan kekuatan seperti apa? FSPMI nggak pernah bohong bro..mudah2an tidak terjadi sesuatu yang merugikan.

Hidup Buruh!

Solidarity Forever!!!

Sejarah Hari Buruh

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan “pengganggu ketenangan masyarakat”.

Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America”. Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.

Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.

Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.

Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.

Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872, menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

Hari Buruh Di Indonesia

Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini. Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.

Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.

Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori “membahayakan ketertiban umum”. Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.

Komunitas Buruh Metal

  1. FSPMI Website : http://www.fspmi.org
  2. IMF Website : http://www.fspmi.org
  3. Garda Metal : http://gardametal.blogspot.com/
  4. KC FSPMI BEKASI : http://ptsii.blogspot.com/
  5. KC FSPMI TANGERANG : http://www.facebook.com/group.php?gid=297442094403&ref=ts
  6. PAY BULE : http://www.facebook.com/group.php?gid=215699805376&ref=ts
  7. Pagar Berduri : https://wikisopo.wordpress.com/
  8. Aliansi Buruh Menggugat : http://abm2006.multiply.com/reviews/item/14
  9. PUK TOSHIBA : http://puktoshiba.wordpress.com/contact-us/
  10. Garmet Bintan : http://garmet.weebly.com/profile.html
  11. Milist FSPMI : http://finance.dir.groups.yahoo.com/group/fspmi/messages  

 

Sumber : wikipedia

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: