Goro-Goro Wongso Gondal-Gandul


Artikel ini adalah kelanjutan dari cerita mental2 jongos dan ambivalensi atau kita sebut aja Goro-Goro I. Goro-goro I berangsur-angsur mulai cair situasinya, tetapi bukan berarti lebih baik kenyataanya bahkan bisa dibilang lebih pahit rasanya. Karna wongso gondal-gandul kini ditindas oleh bangsa sendiri, sementara kalau dulu ditindas oleh expatriat. Kalau punggawa2 expatriat yang dibilang terkenal galak juga sekalipun, saat ada proyek masih suka bagi2 dolang dan dopping, begitu kata para wongso gondal-gandul.

Singkat cerita setelah sang maestro one man show punggawa expatriat lengser masuklah jongos item yang sering menggonggong layaknya doggy yang galak yang setia terhadap majikannya dan kita sebut jangos doggy setuju bung…!. wongso gondal-gandul menyebutnya jepang item.

Ibarat jauh panggang dari apinya pertama kali datang jongos doggy berjanji akan menjadi penyambung lidah, jembatan penghubung dan mengajak untuk bersama-sama melakukan perbaikan dan pembenahan.

Tetapi apa yang terjadi? jongos doggy lidahnya kelu, menjadi jembatan tapi jembatan ambrol dan janjinya memperbaiki sistem dan kondisi yang terpuruk, malah mengacak-acak yang baik dan malah kesejahteraan wongso gondal-gandul yang sudah ada  dihilangkan begitu secara garis besar, dilihat dari berbagai sudut oleh para wongso gondal-gandul dalam setiap pergunjingannya.

Yang lebih menarik para jongos ambivalensi yang dulu bergerak tanpa sengaja menyingkirkan pejuang sejati kini kena batunya, betemu dan berhadapan melawan jongos doggy. Dan diantara jongos ambivalensi dan jongos doggy ada jongos sejati yang dulu dan sampai sekarang meyokong dan menancapkan bendera untuk jongos ambivalensi sekarang benar2 menjadi bermental penghianat buruh. tetapi kebingungan karna yang akan dimakan jika ia menang perang adalah sodara-sodaranya pendukung beratnya. Jongos sejati kini menikmati buah simalakama, dimakan bapak mati nggak dimakan emak mati…karma telah engkau tuai hasil amal perbuatan selama ini.

Jongos sejati adalah revolusi perubahan dari jongos ambivalensi, yang kini masuk ke ranah cengkeraman dan kekuasan jongos doggy. Sehingga Goro-Goro II ini adalah perangnya para jongos yaitu :

  1. Jongos ambivalensi
  2. Jongos sejati
  3. Jongos doggy

Dan pejuang sejati kini dalam damai di pertapaan mendengar dan mengamati situasi dari kejauhan,

  • entah siapa yang akan memenangkan perang ?
  • apakah situasi akan happy ending ?
  • atau akankah semarak mei 2010 akan terulang lagi ?
  • atau akankah ada penawaran 5 PMTK?
  • ataukah  malah wongso gondal-gandul ini akan runtuh ? tidak ada yang tahu kecuali punggawa expatriat dan Allah SWT.

Perlu dicatat dalam situasi perusahaan yang rugi (jika ini benar) ada yang mengatakan dan berpendapat selayaknya karyawan mengerti kondisi tersebut, bahkan mungkin harus rela tidak naik gaji atau gajinya dipotong atau beberapa tunjangan tetapnya dipotong.

Namun masalahnya selama ini 20 tahun masak iya sih usaha wongso gondal-gandul tidak pernah untung? atau ada pertanyaan jikalau untung apakah punggawa2 expatriat mau bicara jujur perusahaan ini untung dan oleh karena itu Kenaikan kesejahteraan 30 % misalnya. jawabnya adalah TIDAK AKAN.

Sekali naik nilai kesejahteraan bisanya kan sulit turun, begitu pula sebaiknya sekali turun atau diturunkan suatu nilai kesejahteraan sulit sekali akan naik. begitu terus sebaliknya. dan belum pernah dengar diindonesia ada perusahaan yang karyawannya mau dipotong / diturunkan karna kondisi perusahaan lagi merugi. (pernah dengar sekali tapi belum terbukti dan sumbernya berasal dari jongos sejati). dan jika berita yang saya dengar ini benar belum ada kelanjutannya apakah setelah perusahaan stabil dan meraup untung perusahaan mau mengembalikan / mau merapel kenaikan yang tertunda tersebut? jawabnya TIDAK AKAN. kapitalis is kapitalis…bagaimana meraup untung dengan biaya serendahnnya begitulah filosofi mereka…

Wallahu a’lam…

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: