Tips Sukses Penyelenggaraan Ibadah Qurban


Kalau ingat ibadah qurban, kawans semua pasti ingat hari raya idul qurban. Ya..kawans, ibadah ini perlu sedikit dana dan keikhlasan. Dan dalam pengelolaanya, penyembelihan, dan pembagaian dagingnya perlu ekstra tenaga. Untuk itu persiapan yang matang diperlukan untuk mensukseskan ibadah ini.

Disini bro.. saya akan berbagi tips seputar pengalaman saya ( dalam lingkungan perusahaan ) dalam memasyarakatkan ibadah qurban ( mengajak dan memfasilitasi agar jamaah bisa dan tertarik untuk ber-qurban ), mengelola tabungan qurban, membentuk panitia qurban, pelaksanaan qurban sampai pembagian dagingnya.

Dalam hal pelaksanaan ibadah qurban ini ada 3 point penting yang perlu diperhatikan :

  1. Tabungan qurban
  2. Panitia qurban
  3. Pelaksaaan penyembelihan Qurban

1.  Tabungan Qurban

Tabungan qurban ini adalah yang saya maksud dengan mengajak dan memfasilitasi agar jamaah bisa dan tertarik untuk ber-qurban. Dulu awal saya merintis ibadah qurban di lingkungan perusahaan tempat saya bekerja didasari oleh jarangnya perusahaan mengadakan pemotongan hewan qurban baik dari karyawan maupun dari perusahaan. Informasi yang saya peroleh dari pengurus DKM lama mereka mengatakan kalau dulu pernah merintis tabungan qurban dan berhasil mengadakan penyembelihan beberapa ekor kambing, namun banyak kendala seperti :

  1. Minat jamah kurang.
  2. Pembayaran tabungan qurban masih manual ( disetor seperti arisan )
  3. Pembayarannyapun harus ditagih dan diingatkan terus
  4. Hanya sedikit pengurus yang terlibat mengurusi dan peduli dengan program tabungan qurban
  5. Dll

Nah ketika saya menjadi pengurus saya mencoba lagi mengaktifkan program tabungan qurban ini dan mensosialisaikannya. Sistem yang saya terapkan adalah :

  1. Sosialisasi ke jamaah.
  2. Pembayaran dilakukan dengan sistem setor langsung ke pengurus setiap bulan.
  3. Besarnya angsuran tabungan qurban setiap bulannya bebas sesuai kemampuan.
  4. Jika di waktu hari ha pelaksanaan qurban, harga kambing lebih besar dari uang qurban yang dikumpulkan maka si penabung menambah kekurangannya.
  5. Penanggung jawab dana tabungan qurban 1 orang yang dapat dipercaya.

Alhamdulillah dengan program ini berhasil menjaring 6 orang yang ikut tabungan qurban dengan harga kambing waktu itu berkisar ± Rp. 600.000/ ekor. Dengan harga sebesar itu otomatis daging kambing tidak banyak, sementara jamaah yang datang ke pabrik sekitar 75 an orang. Untunglah waktu itu ikatan keluarga muslim kawasan belum mengelola secara bersama-sama pembagian daging qurban. Walhasil alhamdulilah waktu itu panitia dan jamaah yang datang mendapat bagian daging kambing masing-masing  ½ Kg daging kambing plus tulang dan lain-lain.

Dari pengalaman ini saya dan pengurus langsung mengevaluasi, berfikir, dialog dan merencanakan program untuk tahun berikutnya dengan sistem yang ditempuh sebagai berikut :

i.  Sosialisasi program tabungan qurban dengan sistem yang baru (dengan brosur, pertemuan2)

ii.  Tabungan qurban dilakukan dengan sistem potong gaji melalui koperasi karyawan yang ada diperusahaan.

iii.  Besarnya potongan tabungan qurban setiap bulanya dibagi 2 : kambing Rp. 80.000,- dan sapi Rp. 100.000,-.

Pada prakteknya ternyata tabungan yang kami tetapkan Rp. 80.000,-untuk  kambing dan sapi Rp. 100.000,- ada sebagian jamaah yang mampu dan ada sebagian yang tidak mampu. Ada yang yang mampu menabung Rp. 60.000/bulan, ada yang Rp.70.000/bulan dan ada yang Rp. 75.000,-/bulan. Namun pada akhirnya semua kami layani kemauan/kemampuan jamaah tersebut agar tidak patah arang.

Dalam perkembangan lebih lanjut, 7 orang jamaah yang berqurban dengan (dana yang hanya cukup untuk satu ekor kambing), kami kumpulkan dana tabungan qurban dan kami arahkan untuk dibelikan 1 ekor sapi (dan benar kemudian kami belikan sapi). Dengan dana bervariasi tiap orangnya kami kelola antara yang daftar kambing dan yang daftar sapi, sehingga dana tabungan qurban yang terkumpul dari 7 orang bisa mencukupi ± Rp. 8.500.000 bisa dibelikan satu ekor sapi (walaupun tidak terlalu besar) dan dari hitung-hitungan dagingnya 1 ekor sapi menghasilkan daging yang lebih banyak dibandingkan dengan 7 ekor kambing.

Perbandingan jumlah daging antara 7 ekor kambing dan 1 ekor sapi sbb :

–        7 ekor kambing : rata-rata 1 ekor ( harga berkisar antara rp. 700.000 – Rp. 1.000.000) menghasilkan 6-7 Kg daging bersih ( tidak termasuk jeroan, tetelan dan tulang ). Sehingga total daging dari 7 ekor kambing = 49 kg

–        1 ekor sapi dengan harga Rp. ± 8.500.000 : rata-rata menghasilkan 60-70 Kg daging bersih. Sehingga selisih daging yang dihasilkan dari dana tabungan qurban antara  7 ekor kambing   dan 1 ekor sapi ( dengan asumsi dana untuk kambing tidak di tambah) berkisar antara 30%. (sumber pengalaman pribadi)

iv.  Pemotongan hewan qurban bisa di dalam perusahaan maupun di rumah masing-masing. hal ini untuk memberi keleluasaan/fleksibelitas kepada jamaah untuk menentukan sendiri dimana hewan qurbannya mau dipotong.

v. Panitia juga melayani tabungan aqiqah. Jadi nama progam yang disosialisaikan adalah Program tabungan qurban dan aqiqahUntuk tabungan aqiqoh akan diberikan uangnya untuk selanjutnya dapat digunakan untuk melaksanakan walimatul aqiqoh.

vi. Bagi yang akan qurban dirumah bisa mengambil uang tunai ataupun minta tolong pengurus untuk dibelikan kambing ( kami pun waktu itu siap melayani jamaah dengan ikhlas dan menyediakan kambingnya, yang akan di potong di rumah salah satu jamaah kami).

Alhamdulilah dengan program tabungan qurban dan aqiqah melalui potong gaji ini sambutan dari jamaah  cukup antusias. Walaupun besarnya potongan untuk tabungan qurban bervariasi tidak bisa ditentukan/ dipaksakan besarannya, tercatat waktu itu yang ikut program tabungan qurban sejumlah 72 orang, dan pada tahun berikutnya mencapai 83 orang.

Yang perlu dicatat dari pengalaman program tabungan qurban ini, adalah bahwa dalam mengajak/ da’I diperlukan tips-tips :

  1. Memudahkan jamaah sehingga jamaah tertarik dan merasa enteng untuk melakukan ibadah qurban.
  2. Benar-benar ikhlas dalam beramal.
  3. Benar-benar ikhlas dalam melayani.
  4. Melayani / mejadi penngurus yang benar-benar bertanggung jawab.
  5. Mengutamakan kemaslahatan ummat

Sampai tahun 2011 ini perkembangan pemotongan hewan qurban di tempat saya bekerja semakin mengalami kemajuan. Tercatat 2 tahun terakhir ini perusahaan pun Alhamdulillah bersedia memberikan dana untuk 1 ekor sapi seharga ± Rp. 10.000.000,- untuk disumbangkan ke karyawan. Oleh pengurus DKM sapi ini kemudian di atas namakan karyawan secara bergilir sebagai yang ber-qurban.

2.  Panitia qurban

Setelah sosialisasi, ajakan, seruan dan berhasil menghidupkan program tabungan qurban dan aqiqah dengan sistem potong gaji, tahap selanjutnya adalah membentuk panitia agar pada saat pelaksanaan penyembelihan tidak carut marut. Beberapa hal yang penting yang perlu disiapkan selain kepanitian dasar yang umum digunakan, beberapa persiapan dalam pelaksanaan penyembelihan qurban adalah sebagai berikut :

  1. Menyiapkan dan menentukan lokasi (bersih dan lapang )
  2. Menyiapkan jagal / tukang sembelih.
  3. Menyiapkan peralatan seperti :
  • Terpal plastik,
  • Kantong plastik,
  • Talenan baik besar atau kecil,
  • Tenda jika cuaca panas/hujan bila diperlukan.
  • Menyiapkan tali dan tempat untuk menggantung hewan qurban yang akan dikuliti.
  • Timbangan.
  • Menyiapkan Minuman / makan siang untuk panitia qurban (bila diperlukan )
  • Kran dan selang air untuk cuci tangan dan cuci jeroan (karna di Indonesia handuk/ jeroan hewan  masih di manfaatkan untuk di konsumsi).
  • Menyiapkan bak plastik besar untuk memudahkan pengangkutan baik dari pemotongan ke penimbangan atau dari penimbangan ke tempat pembagian.
  • Meyiapkan alat transportasi untuk pembagian (bila diperlukan gerobak atau mobil )
  •  Pisau, pisau besar  dan kampak (biasanya perorangan)

4.    Mempersiapkan dan menghitung mustahik zakat ( orang yang akan dibagi daging qurban ).

5.    Menyiapkan kupon (bila diperlukan)

6.    Menyiapkan tempat sementara untuk hewan qurban. Karna beberapa hari kambing biasanya jamaah sudah mengantarkan kambing ke masjid-masjid atau panitia qurban.

7.    Kalau bisa usahakan ada penutup / hijab antara hewan yang belum dipotong dengan tempat pemotongan hewan. Selain ini kode etik atau adab yang disunnahkan tujuan dari hijab ini adalah untuk menghindari hewan-hewan yang lain menjadi gusar dan liar karna mendengar dan melihat proses pemotongan dan mendengar erangan hewan yang disembelih.

3.  Pelaksanaan penyembelihan qurban

Setelah panitia qurban tersusun dan perencanaan serta persiapan untuk penyembelihan qurban telah siap, tahap selanjutnya adalah bagaiamana mengontrol pelaksanaan penyembelihan qurban. Menurut saya bagian ini sangat penting yang menentukan sukses dan tidaknya pelaksanaan ibadah qurban.

Catatan : sering kali saat pelaksanaan qurban ada orang yang kurang bertanggung jawab dengan mengambil daging, tulang, kikil, kepala, buntut, dll tanpa memperdulikan yang lain dan tanpa permisi ke panitia qurban. Satu hal yang menjadikan pelaksanaan ibadah qurban menjadi ironis ditengah masyarakat kita dan hal ini berjalan berulang-ulang. Betapa bodoh dan kemaruknya mereka (nggrangsang / serakah : jawa). Maka hal ini perlu perhatian khusus oleh panitia agar meminimalis hal-hal seperti ini.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan penyembelihan qurban :

  1. Siapkan jagal / tukang sembelih sepagi mungkin / secepatnya setelah sholat ied selesai ( jika hewan qurban akan dipotong pada hari raya qurban. Pengecualian jika pemotongan hewan qurban dilakukan pada hari tasyrik.
  2. Kemudian bagilah panitia qurban menjadi beberapa bagian kecil :
  • Bagian yang menguliti dan memotong bagian tubuh hewan secara kasar,
  • Bagian yang memsisahkan daging dengan tulang,
  • Bagian yang menimbang daging murni hewan qurban per ekor,
  • Bagian yang memotong dan mengiris daging bersih menjadi lebih kecil,
  • Bagian yang menimbang daging per paket,
  • Bagian distribusi / pembagian daging.
  1. 3. Awasi pelaksanaan qurban dari orang2 yang serakah dan kemaruk yang suka mengambil daging dan tulang seenaknya sendiri. Untuk kasus seperti ini ketua panitia perlu menegurnya, tapi tegurlah dengan baik & bijak, seperti :“pak mau di bawa kemana taruh saja dulu nanti semua akan kebagian kok”. Atau bisa juga panitia tidak menegur tapi langsung mengamankan saja bagian-bagian yang sering jadi incaran seperti kaki, buntut, dan kepala. Setelah berhasil disimpan dan diamankan baru nantinya dibagi sama rata, saya rasa cara seperti ini lebih adil dan lebih bisa diterima banyak orang.
  2. 4. Pastikan alat-alat pada point 2 telah siap dan tersedia semua.

Setelah daging murni/bersih qurban sudah dipisahkan dari tulangnya dan ditimbang, utamakan memisahkan jamaah yang berqurban, misalnya kalau kambing orang yang berqurban diberikan 1 paha + hati. Kalau yang berqurban sapi satu paha dibagi 7 orang, hasilnya 1-2 kg/orang. Kalau di perusahaan tempat saya kerja bagi yang qurban baik kambing ataupun sapi semua saya siapin 1 kg daging sapi. Alhamdulilah semua menerima dengan lapang dada.

O…ya bro kalau saya jadi panitia, saya membagi daging untuk mustahik dengan menimbangnya tidak asal bagi. Dan juga sy  menimbang daging bersih per ekor hewan qurban dan menjumlahkannya menjadi satu, hal ini adalah bertujuan untuk :

a)    Mengetahui daging yang dihasilkan masing-masing hewan qurban, untuk selanjutnya anda akan bisa memperkirakan dengan hanya melihat hewan qurban yang masih hidup, berapa kira2 berapa daging yang akan dihasilkan.

b)   Untuk mengetahui (ngecak) berapa bagiannya mustahik qurban, 0.5 kg kah, 0.6 kg kah? 0.7 kg kah? 0.8 kg kah? Atau 1 kg /orang.

c)    Memastikan hasil yang diterima mustahik sama beratnya dan menurut saya lebih adil. Bisa saja dibagi dengan kira-kira tetapi ada kekawatiran satu dengan yang lain tidak sama.

d)    Berlatih adil terhadap orang lain dan latihan amanah.

Memang dengan menimbang daging untuk mustahik qurban akan lebih lama tapi kalau panitia siap, personil cukup dan timbangan juga siap minimal 3 unit timbangan atau bahkan lebih insya allah dengan teknik ditimbang pun bisa cepat. Bahkan 6 tahun terakhir ini di perusahaan saya walaupun jumlah hewan qurban cukup banyak tetapi hampir selalu lebih awal selesainya. Hal ini karena panitia tepat waktu (mulai pada pagi hari lebih awal), dan dukungan jamaah sangat antusias.

4.  Pembagian daging qurban.

  1. Bagian terpenting dari pembagian daging qurban adalah berapa jumlah mustahik qurban dan berapa daging yang tersedia. Setelah data-data ini kita dapatkan kita dengan mudah membaginya menjadi berapa bagian/ paket yang diinginkan. Kalau saya memilih untuk membagi daging dengan menimbang. Alasannya yaitu dengan menimbang bagian per paket relative lebih adil karena beratnya akan sama.
  2. Yang kedua teknik pembagian / distribusi ke mustahik qurban. Kalau jumlah mustahik sedikit seperti ruang lingkupnya 1 RW lebih baik diantar langsung oleh panitia. Tetapi kalau jumlahnya banyak mencapai 1000 – 3000 paket seperti di kawasan industri, lebih baik menerapkan kupon untuk lebih mudah dalam pengontrolan dan panitia tidak terlalu kelelahan.
  3. Satu lagi tips dalam pelaksanaan qurban, jangan mencampur jeroan dengan daging. Hal ini akan mempercepat pembusukan daging. Dan usahakan daging yang sudah siap segera didistribusikan untuk mengantisipasi daging tidak busuk/rusak, dan mustahik qurban tidak menunggu terlalu lama semakin siang hari semakin panas pula, hal ini perlu dipertimbangkan panitia.

Dari semua uraian dan tips diatas yang paling penting adalah ikhlas dalam beramal dan melaksanakan tanggung jawab sebagai panitia qurban / pengurus DKM dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab adalah kunci sukses yang paling utama.

OK..bro semoga tulisan ini bermanfaat Jaza kumulloh khoiron katsiron

 

 

Galeri Qurban

Penyembelihan

Pengulitan & Pemotongan per bagian besar

Pemisahan daging dan tulang

Penimbangan daging per ekor

Pemotongan daging menjadi lebih kecil

penimbangan daging untuk mustahiq

Pembagian tulang, tetelan, jeroan (acak/kira-kira)

Daging qurban siap dibagi

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

2 Responses to Tips Sukses Penyelenggaraan Ibadah Qurban

  1. FatumyCh says:

    Perfect…

  2. Alifan Act says:

    Informasi sukses berqurban nya sangat lengkap dan bermanfaat, terutama cara tabungan qurban yang bisa lebih memudahkan

    Jazakallah

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: