Olah Raga, Stress, Hipertensi dan Salary


Faktor Perilaku Dalam Hubungannya dengan Kejadian Hypertensi.

Faktor perilaku yang banyak terkait dengan kejadian hypertensi dapat disebutkan antara lain :
1. Stres
2. Beban pekerjaan,
3. Beban ekonomi keluarga
4. Kebiasaan merokok, dan
5. Kebiasaan berolah raga.

Hampir semua orang di dalam kehidupan mereka mengalami stress berhubungan dengan pekerjaan mereka. Hal ini dapat dipengaruhi karena tuntutan kerja yang terlalu banyak (bekerja terlalu keras dan sering kerja lembur) dan jenis pekerjaan yang harus memberikan penilaian atas penampilan kerja bawahannya atau pekerjaan yang menuntut tanggung jawab bagi manusia.

Stres pada pekerjaan cenderung menyebabkan hipertensi berat. Sumber stres dalam pekerjaan (Stressor) meliputi :
1. beban kerja,
2. fasilitas kerja yang tidak memadai,
3. peran dalam pekerjaan yang tidak jelas,
4. tanggung jawab yang tidak jelas,
5. masalah dalam hubungan dengan orang lain,
6. tuntutan kerja dan tuntutan keluarga.

Beban kerja meliputi pembatasan jam kerja dan meminimalkan kerja shift malam. Jam kerja yang diharuskan adalah 6-8 jam setiap harinya. Sisanya (16-18 jam setiap harinya) digunakan untuk keluarga dan masyarakat, istirahat, tidur, dan lain-lain. Dalam satu minggu seseorang bekerja dengan baik selama 40-50 jam, lebih dari itu terlihat kecenderungan yang negatif seperti kelelahan kerja, penyakit dan kecelakaan kerja (Suma’mur, 1998).

Stres dapat meningkatkan tekanan darah dalam waktu yang pendek, tetapi kemungkinan bukan penyebab meningkatnya tekanan darah dalam waktu yang panjang. Dalam suatu penelitian, stres yang muncul akibat mengerjakan perhitungan aritmatika dalam suatu lingkungan yang bising, atau bahkan ketika sedang menyortir benda berdasarkan perbedaan ukuran, menyebabkan lonjakan peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba (Beevers, 2002). Hubungan antara stres dengan hipertensi diduga melalaui saraf simpatis yang dapat meningkatkan tekanan darah secara intermiten. Apabila stres berlangsung lama dapat mengakibatkan peninggian tekanan darah yang menetap. Pada binatang percobaan dibuktikan bahwa pajanan terhadap stres menyebabkan binatang tersebut menjadi hipertensi (Isselbacher, et al., 2000).

Kebiasaan merokok, minum minuman beralkohol dan kurang olahraga serta bersantai dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah. Rokok mempunyai beberapa pengaruh langsung yang membahayakan jantung. Apabila pembuluh darah yang ada pada jantung dalam keadaan tegang karena tekanan darah tinggi, maka rokok dapat memperburuk keadaan tersebut (Smith, 1986). Merokok dapat merusak pembuluh darah, menyebabkan arteri menyempit, dan lapisan menjadi tebal dan kasar. Akibatnya keadaan paru-paru dan jantung mereka yang merokok tidak dapat bekerja secara efisien.

Olahraga lebih banyak dihubungkan dengan pengelolaan hipertensi karena olahraga isotonik dan teratur dapat menurunkan tahanan perifer yang akan menurunkan tekanan darah (Arjatmo, 2001). Meskipun tekanan darah meningkat secara tajam ketika sedang berolahraga, namun jika berolahraga secara teratur orang akan lebih sehat dan memiliki tekanan darah lebih rendah dari pada mereka yang tidak melakukan olahraga.

Olahraga yang teratur dalam jumlah sedang lebih baik dari pada olahraga berat tetapi hanya sekali. Olahraga juga dikaitkan dengan peran obesitas pada hipertensi. Kurang olahraga akan meningkatkan kemungkinan timbulnya obesitas dan jika asupan garam juga bertambah akan memudahkan timbulnya hipertensi.

Seseorang yang rajin berolahraga memiliki risiko lebih rendah untuk menderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Oleh karena itu, latihan fisik selama 30-45 menit sebanyak lebih dari tiga kali per minggu penting sebagai pencegahan primer dari hipertensi (Cortas, 2008).

Penelitian American College of Sport Medicine (ACSM) tahun 1993 tentang aktivitas fisik dan olahraga pada penderita hipertensi membuktikan bahwa terjadi penurunan tekanan darah yang signifikan sebesar 7,4/5,8 mmHg, sedangkan untuk orang normal terjadi penurunan secara signifikan dengan rata – rata sebesar 2,6/1,8 mmHg. ACSM menganjurkan olahraga yang dilakukan oleh penderita hipertensi adalah olahraga yang bersifat endurance (daya tahan), seperti: jalan kaki, berenang, bersepeda, dan aerobik. Intensitas latihan yang dianjurkan adalah 65-75% dari proporsi orang normal, dan untuk hipertensi berat atau dengan penyakit jantung, untuk intensitasnya disarankan sekitar 60-70% (Linda, 2004).

Selain faktor diatas, tingkat pendapatan keluarga juga dapat berpengaruh pada kejadian hypertensi. Pendapatan berhubungan langsung dengan kebutuhan-kebutuhan keluarga, penghasilan yang tinggi dan teratur membawa damfak positif bagi keluarga karena keseluruhan kebutuhan sandang, pangan, papan dan transportasi serta kesehatan dapat terpenuhi. Namun tidak demikian dengan keluarga yang pendapatannya rendah akan mengakibatkan keluarga mengalami kerawanan dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya yang salah satunya adalah pemeliharaan kesehatan.

Kenaikan penghasilan mendorong masyarakat untuk memilih makanan yang kualitasnya lebih tinggi. Pemilihan bahan makanan mulai bergeser kearah penggunaan lebih banyak makanan olahan yang telah mengalami pemurnian (refined). Bahan-bahan yang telah mengalami pemurnian itu sering sudah kehilangan sebagian kandungan zat gizinya, terutama serat yang justru sangat diperlukan tubuh.

Tips-tips sederhana saya :

Ada tiga tips sederhana yang ingin saya bagi berkaitan dengan stress, olah raga, salary dan hipertensi, yaitu : yang paling pokok stress, olah raga dan bersyukur kepada Allah swt. Definisi sederhanya sebagai berikut ;
1. Hilangkan stress. Karena stress mempunyai banyak hubungan dan keterkaitan dengan kesehatan. Seperti mag, Migrein, keringat berlebih, jerawat, pencernaan lambung dan hipertensi diduga banyak ahli dan berdasarkan pengamatan saya banyak dipengaruhi oleh stress. Untuk itu anda perlu memenej stress dengan baik.

  • Cara menghilangkan stress :
    • Jika karena beban pekerjaan : Kurangi beban dan tanggung jawab pekerjaan di pundak anda, tanpa harus mengurangi hasil pekerjaan anda. Ini saya sebut dengan cuek sedikit tapi tidak merugikan perusahaan. Kalau senior bilang kerja normal-normal saja sesuaikan situsi dan kondisi.
    • Jika karena volume berat/beban pekerjaan dan lingkungan fisik pekerjaan yang berat : maka anda perlu relaksasi lebih. Jika capek karena kerja dan aktifitas maka tips-nya sbb:
     Rendam kedua telapak kaki dengan air hangat
     Mandilah dengan air hangat,
     Makanlah dengan makanan yang baik sehat dan bergizi tinggi (sesuaikan dengan kondisi keuangan)
     Istirahat tidur yang cukup. Jangan merokok sebelum tidur.
    • Jika karena salary dan ekonomi keluarga : nah ini hal yang menuntut kedewasaan kita dalam berfikir. Yang saya terapkan adalah :
     Banyak-banyaklah bersyukur kepada allah swt
     Kelola keuangan dengan baik
     Jika memungkinkan carilah tambahan income walaupun kecil.
     Lakukan refreshing bersama keluarga walaupun hanya jalan ke mall, ke swimm pool, ke taman, makan bersama keluarga/ wisata kuliner dll.

2. Olah raga. Saya belum bisa mendefinisikan dengan baik soal olah raga ini, kecuali landasan saya, ‘dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat’. Pengertian saya jika badan kita sehat insya allah akan membantu membuat pikiran kita fresh dan sehat sehingga jauh dari stress. Dan sesuai yang saya rasakan bro, dengan olah raga kita jadi semangat tidak loyo, tidak mudah ngantuk. Dan kata temen-temen yang lebih tahu dengan kesehatan dan olah raga bilang, dengan olah raga membuat seluruh organ tubuh kita bekerja sesuai dengan fungsinya dengan baik.
3. Bersyukur. Anda bisa lihat contoh di no. 1 point 3. Tapi saya tambahkan bahwa bersyukur adalah self system mollification, system penenangan diri sendiri dari dalam, dan anda sendiri yang melakukan. Jika anda lakukan dengan sadar bahwa anda ingin cooling down dari masalah maka anda akan bias melakukan hal ini dan anda akan terbebas dari stress.

Dengan tips-tips ini maka anda akan sehat, terhindar hipertensi, terhindar stress walaupun salary pas-pasan dan anda masih bias refreshing dengan keluarga yang anda cintai.

http://helpingpeopleideas.com

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: