PERBEDAAN SIBUK DAN PRODUKTIF


(Sebuah e-book yang bisa anda ambil hikmahnya)

Dua Kebiasaan Berlawanan yang akan Membawa Anda ke Lembah Kehancuran atau Puncak Kemenangan di Bisnis Online

DAFTAR ISI

Pendahuluan: Bagaimana Anda Memulai ?

1. Apakah Anda Saat Ini Termasuk Orang yang Sekedar Sibuk atau Sudah Produktif?

–  Selalu Memikirkan Penilaian Orang Lain terhadap Website-nya

–  Banyak Bicara

–  Banyak Memilih Proyek

–  Cepat Bosan

–  Selalu Menyalahkan Keadaan

2. Apakah Kesibukan akan Mendekatkan Anda pada Impian (atau Hasrat)?

3. Anda Ingin Tahu Kesalahan Paling Tak Kasat Mata dalam Bisnis Online?

4. Kendala-Kendala Orang yang Sekadar Sibuk untuk Bertindak Produktif

–  Takut Mengambil Keputusan

–  Takut Menanggung Resiko

–  Takut Rugi

–  Takut Kalah Bersaing

–  Takut Produk Tidak Laku

–  Takut untuk Memulai dan Mencoba

5. Jurus-Jurus Menjadi Orang yang Bertindak Produktif dalam Bisnis Online

–  Membangun Habit Berpikir Positif

–  Cermat Mengambil Keputusan

–  Siap Menerima Kekalahan 

–  Berani Bersaing

–  Selalu Introspeksi Diri

–  Kreatif

6.Penutup: Di mana Posisi Anda Sekarang?

Pendahuluan

Bagaimana Anda Memulai? 

Sebelum saya menjawab pertanyaan ini, ada baiknya jika anda lebih dulu berkaca di depan cermin. 

Mengapa?  

Sederhana saja. Saya ingin mengajak anda terlebih dahulu berpikir tentang masa depan. Apakah anda membayangkan bagaimana masa depan anda nantinya? Siapakah yang berwenang mengubah hidup anda? Apakah orang tua anda, teman sejawat, keluarga, atau bahkan bos anda? Semuanya tidak akan menjamin hidup anda lebih baik, bukan? Lalu, siapa yang menentukan masa depan anda?

Coba anda perhatikan cermin itu baik-baik. Amatilah bayangan siapa yang muncul dari cermin itu. Jika anda melihat bayangan itu adalah bapak anda, berarti ia berhak dan bisa mengubah hidup anda seperti apapun. Namun, kenyataannya, bapak anda tidak muncul di situ, begitu pula ibu anda, ataupun istri anda. Yang muncul di sana adalah anda sendiri. 

Berarti, andalah yang memiliki tanggung jawab mengubah hidup anda sendiri menjadi lebih baik. Memandang cermin berarti memandang tanggung jawab kita akan masa depan. Kita kadang berpikir bahwa memandang cermin tidak ada gunanya, non sense, dan terkesan buang-buang waktu. Padahal, hanya dengan begitu, anda bisa sadar bahwa ada tanggung jawab yang harus anda pikul untuk saat ini dan masa depan. 

Jika anda bertanggung jawab terhadap apa yang anda inginkan, maka sesuatu yang menakjubkan akan terjadi. Benarkah  demikian? Dengan bertanggung jawab, anda sebenarnya sudah memutuskan untuk mengubah hidup anda saat ini. Anda tidak akan menggantungkan diri anda ke orang lain untuk membantu mencapai keinginan anda. Justru, buatlah orang lain yang merasa bergantung terus kepada anda. Dengan sendirinya, UANG akan menghampiri anda. 

Memang, kedengarannya sederhana. Tapi bukankah hidup seperti ini yang anda harapkan? Anda harus menformatnya dengan cara-cara yang sederhana namun bisa menghasilkan uang. Jadi, sebelum anda membaca e-book ini, saya harap anda melakukan dua hal penting.

1.  Duduk atau berdirilah di hadapan cermin. Bercerminlah terlebih dahulu sebelum anda melakukan sesuatu, termasuk membaca e-book ini. Pahami sejenak apa yang anda pikirkan dan harapkan. Renungilah dalam-dalam. Yakinlah bahwa seluruh aktivitas yang anda kerjakan akan mendekatkan diri anda ke arah yang anda impikan. Begitu pula, anda harus yakin bahwa e-book ini juga akan membantu anda mencapai impian itu.

2.  Bacalah dengan simpati, dan jangan dengan emosi. Anda jangan tergesa-gesa menarik kesimpulan dari e-book ini atau malah menyepelekannya. Saya yakin, jika anda membacanya dengan simpati, penuh perhatian, dan hati-hati, anda akan menemukan hal baru yang sebelumnya anda tidak sadari dalam hidup ini. Jangan sekali-kali anda melakukan pembacaan cepat saat membaca bagian-bagian dalam e-book ini. Karena, e-book yang ada dihadapan anda sekarang akan mengungkap salah satu RAHASIA BESAR seseorang untuk menjadi SUKSES. Jadi, saya harap anda tidak sampai melewatkannya. 

Anda mungkin akan bertanya-tanya, apa sebenarnya kebiasaan yang bisa membawa anda ke lembah kehancuran atau ke puncak kemenangan dalam bisnis online? Tidak masalah. Saya memang berharap anda masih menggantungkan pertanyaan itu di benak anda. Karena, ini akan menjadi kejutan besar yang—mungkin—dapat membuat anda merasa ‘bersalah’ sebab tidak menyadarinya. 

Pertama-tama, saya akan menceritakan kisah saya tentang kebiasaan yang menjadi misteri itu. Sejak saya menekuni binis internet pada 2001, saya masih belum menemukan cara bagaimana saya harus memulai. Saya hanya berbekal pengetahuan dasar dalam mengakses dan browsing informasi di sana. Visit: http://www.JokoSusilo.com . Waktu itu, saya tidak tahu bahwa media teknologi itu tidak hanya memberikan informasi, tapi juga menawarkan penghasilan tanpa batas. 

Persentuhan saya dengan bisnis internet saat itu dimulai dari ketidaksengajaan saya membuka salah satu website tentang cara menghasilkan uang beratus-ratus dolar dalam sehari. Pikir saya waktu itu, mana mungkin ada bisnis yang bisa menghasilkan uang sebanyak itu dalam jangka satu hari, apalagi hanya dengan duduk di depan komputer? 

Tapi, setelah saya membaca dengan teliti, terutama komentar-komentar dan cerita-cerita para pebisnis internet yang sukses, saya baru percaya: ternyata masih ada bisnis yang lebih fenomenal dari yang pernah saya ketahui selama ini.

Akhirnya, saya memutuskan untuk merancang bisnis online semacam itu. Saya coba belajar lebih mendalam tentang berbisnis lewat internet. Hampir satu tahun saya habiskan hanya untuk menekuni bidang yang tergolong masih langka itu (saat itu). 

Pekerjaan ini benar-benar membuat saya letih dengan keadaan. Saya hampir putus asa karena penghasilan pada awal-awal bulan tidak seberapa. Maklum, saya belum mengenal celah-celah bisnis ini lebih mendalam.  Saya coba sebisanya. Saya hanya berbekal mimpi dan semangat tanpa tahu harus bagaimana memulainya.

Yang ada dalam pikiran saya waktu itu adalah ‘bagaimana menghasilkan uang yang banyak dengan cara yang mudah’. Intinya, saya tidak mau seperti bisnis-bisnis konvensional yang terlalu banyak menguras energi dan waktu. Akhirnya, selama itu pula saya seperti orang yang sekadar SIBUK tanpa ada tujuan yang jelas. 

SIBUK… Inilah kebiasaaan yang membuat saya hampir putus asa. Saya selalu memikirkan kekurangan, kekhawatiran, dan kesalahan. Hal ini terjadi hampir setiap jam, setiap hari, dan setiap waktu. Hingga, nyaris selama 1 tahun itu, saya masih belum menemukan format ideal untuk menjalankan bisnis di internet. Selalu ada kesibukan yang menunda saya untuk melakukan itu. 

Dalam kesibukan itu, saya berpikir, “Saya tidak bisa begini terus. Saya harus melakukan sesuatu agar ada perubahan dalam bisnis ini!”. Saya sudah terlanjur menginjak tanah bisnis internet, dan kapal sudah saya bakar semua. Saya tidak bisa bebalik dan kembali lagi. Saya harus maju terus, apapun yang terjadi. 

Saya akui bahwa saya memang heran dengan keputusan ini. Mungkin, karena saya sudah terlanjur capai dengan keadaan yang tak kunjung berubah, saya coba untuk membuat sesuatu yang berbeda dari yang kemarin. Sesuatu yang saya yakini dapat mengubah keadaan saya saat itu. Meskipun ketakutan masih menghantui pikiran saya, saya coba untuk melawannya. Saya seperti mendapatkan ilham waktu itu hingga berpikir mungkin inilah awal kebangkitan saya. Jadi, sudah saatnya saya meretas semua ini dengan tindakan produktif yang benar-benar membuat saya berubah dan bangkit kembali.

Dan akhirnya, tibalah di hari yang menjadi titik balik kehidupan saya selanjutnya. Saat di mana saya meluncurkan website perdana: www.FormulaBisnis.com . Sore harinya diwaktu itu saya coba cek rekening saya di klikBCA, saya ingat betul bahwa rekening saya kemarin tidak mencapai setengah juta. Namun tiba-tiba, saat itu saya benar-benar terkejut, saldo saya menjadi 2 juta lebih! ”Bagaimana mungkin saldo rekening saya bisa bertambah secara otomatis hampir mencapai 2 JUTA?”.

 Saya hanya berbekal pengetahuan dasar dalam mengakses dan browsing informasi di sana. Waktu itu, saya tidak tahu bahwa media teknologi itu tidak hanya memberikan informasi, tapi juga MENAWARKAN UANG MELIMPAH…

Ini benar-benar membuat saya mengerutkan dahi. Setengah percaya, setengah tidak. Tapi, setelah saya terbangun dari ketakjuban itu, saya baru sadar beberapa hai sebelumnya saya telah bertekad untuk berubah dan hanya melakukan hal-hal yang produktif. Ya, sebuah TINDAKAN yang berhasil membuat saya kembali optimis memandang prospek dan masa depan. 

Anda ingin tahu lebih detail tentang dua kebiasaan tersebut? Tidak masalah. Ebook ini akan memberikan pencerahan tentang keduanya. Anda bisa telusuri materi ebook ini halaman per halaman. Jangan pernah lewatkan setiap pembahasannya. Saya akan tunggu anda di puncak kesuksesan. 

 Selamat membaca…

 

1. Apakah anda saat ini termasuk orang yang sekedar sibuk atau sudah produktif? 

Apakah anda saat ini termasuk orang yang sekedar sibuk atau sudah produktif? Bingung menjawabnya? Anda hampir tidak bisa membedakan antara kesibukan dengan tindakan produktif, bukan? Tidak masalah. Ini wajar. Awalnya, saya memang seperti anda. 

Sebagai permulaan, saya akan jelaskan tentang beberapa karakter orang yang ‘berlagak’ sibuk dan bagaimana caranya agar anda bisa memeranginya dengan mudah. Tentu saja, karakter-karakter yang saya tulis di sini bukan berdasarkan imajinasi saja. Ini semua murni hasil pengalaman saya (sebagaimana pada sub bahasan sebelumnya). Saya hanya akan menyusunnya lebih sistematis agar anda lebih mudah memahami.

So… baiklah.. anda sudah siap? 

Mari kita lanjutkan pembahasan materi kita… Saya harap anda bisa cermati baik-baik karakteristik orang yang sekadar sibuk di bawah ini dan langkah apa yang harus anda lakukan jika anda termasuk di dalamnya.

1.  Selalu memikirkan penilaian orang lain terhadap website-nya 

Anda masih ingat bukan bagaimana orang sibuk bisa menghabiskan berjam-jam waktunya hanya untuk menata websitenya? Ya, ini karena mereka selalu galau dengan pikirannya sendiri dan terus merasa khawatir dengan penilaian orang lain terhadap kualitas website, produk, ataupun iklannya. 

Cara memerangi: 

Jika anda cenderung seperti ini, saya harap anda segera menyudahinya. Anda tidak bisa terus menerus

memikirkan bagaimana penilaian orang lain terhadap website anda. Jika anda terus merasa seperti ini, anda tidak akan (pernah) berani memasarkan produk anda. Coba saja buktikan, anda akan merasa sibuk sendiri dengan persiapan ini, itu, dan sebagainya. Sehingga, bisa jadi, keinginan anda untuk berbisnis online akan jauh dari harapan. Ironis, bukan? 

Jadi, biarlah website itu bekerja sendiri layaknya mesin uang otomatis. Biarkan dia menghampiri para costumer. Anda tinggal menunggu saja respon mereka tentang website itu. Soal perbaikan, anda bisa melakukannya lain waktu. Yang penting, anda sudah berani tampil dan menawarkan produk anda. Siapa tahu, saat pertama kali anda memasarkan produk anda secara online, costumer langsung jatuh cinta pada pandangan pertamanya. ☺

2.  Banyak bicara 

Karakter ini sudah banyak terbukti dan dimiliki oleh mereka yang sekadar sibuk. Anda bisa perhatikan, ada berapa banyak orang-orang di sekeliling anda yang terlalu banyak bicara? Anda coba amati tingkahnya setiap hari. Ia seolah tahu segalanya, bukan? 

Nah, orang yang sekadar sibuk akan selalu mempromosikan dirinya di hadapan orang lain. Ia bisa bercerita tentang rencana-rencana dia ke depan hingga berjam-jam tanpa henti. Ia bahkan merasa berhak mengatur hidup orang lain hanya karena ingin terlihat lebih ‘sibuk’ dari pada kita.

Cara memerangi: 

Jangan sampai rasa optimis anda terhadap prospek bisnis anda ke depan membuat anda pamer. Oke, anda boleh berencana dan menciptakan mimpi-mimpi lewat bisnis online anda itu. Tapi, jika saya bertanya, sejauh mana usaha yang anda lakukan selama ini? Bukankah itu hanya sebatas rencana, kan? 

Jadi, sudah saatnya anda tidak terlalu banyak bertingkah sebelum melakukan tindakan produktif apapun.

 

Bahkan, sebelum anda benar-benar mendapatkan penghasilan sejuta sehari, anda sebaiknya tidak terlalu berlagak merasa sukses.  Biarlah tangan anda, tubuh anda, dan pikiran anda bekerja terlebih dahulu, hingga uang itu memang benar-benar datang pada anda. Setelah itu, anda boleh ciptakan sebuah grand planning seperti apa rencana hidup yang ingin anda kembangan lewat bisnis online itu. Go!

Tapi pengecualian, jika anda ingin menceritakan impian anda ke orang lain, ceritakanlah ke orang terdekat anda. Entah mereka akan mendukung atau mentertawakan anda, itu akan menjadi pemicu semangat anda. Nanti saya akan bahas lebih lanjut soal ini.

 

3.  Banyak memilih peluang bisnis 

 Orang yang sekadar sibuk cenderung melihat semua peluang bisnis sebagai kesempatan. Ia bisa memilih lebih dari 5 jenis peluang bisnis untuk menunjang mimpinya menjadi kaya raya. Ia bahkan tidak peduli apakah peluang-peluang tersebut bisa dia jalankan dengan baik atau tidak. Yang penting,

menurut dia, adalah mengambil sebanyak-banyaknya peluang untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya. 

Cara memerangi: 

Ingat, anda bukan kolektor peluang bisnis. Tujuan anda adalah kolektor uang. Dan kedua hal itu tidak berbanding lurus. Mungkin anda mengira, semakin banyak peluang yang anda ikuti akan semakin banyak uang anda. Anda keliru! Yang sering terjadi adalah kebalikannya. Inilah yang saya sebut dengan FOKUS!

Jadi, yang menjadi ukuran keberhasilan anda bukanlah seberapa banyak peluang bisnis yang anda ikuti, tapi seberapa besar keuntungan yang anda peroleh dari satu peluang bisnis itu. Baiklah, anda memiliki modal banyak untuk menjalankan berbagai bisnis secara bersamaan. Tapi, apakah anda sadar bahwa sikap anda ini justru semakin memperkecil kemungkinan anda untuk mendapatkan uang? 

Coba kita kalkulasi secara matematis. Jika anda memiliki 5 bisnis dengan sistem pelaksanaan yang berbeda, ada berapa waktu yang harus anda kerjakan untuk itu? 

Jika satu bisnis saja membutuhkan waktu sekitar 4 jam per hari untuk mengelolanya, lalu bagaimana dengan 4 bisnis anda lainnya? Anda butuh 20 jam per hari untuk Ingat, anda bukan kolektor peluang bisnis. Tujuan anda adalah kolektor uang. Dan kedua hal itu tidak berbanding lurus. Mungkin anda mengira, semakin banyak peluang yang anda ikuti akan semakin banyak uang anda. Anda keliru! Yang sering terjadi adalah kebalikannya. Inilah yang saya sebut dengan FOKUS mengelola semuanya! Anda sanggup melakukan itu? Yakinkah anda bahwa ke lima bisnis anda bisa berjalan seperti harapan anda?

Jadi, dari pada anda hanya sibuk menjalankan banyak peluang bisnis dan berjalan di tempat, sebaiknya konsentrasikan waktu dan perhatian anda pada satu peluang bisnis saja. Setelah anda bisa membuatnya berjalan secara otomatis, baru pikirkan peluang bisnis selanjutnya. Yang penting, anda bisa mengelola dan mengembangkannya dengan baik.  

Sekadar berbagi saja, orang cenderung lebih suka memandang anda sebagai SPESIALIS satu produk/bisnis daripada GENERALIS berbagai produk/bisnis. Karena, dengan begitu anda tampak tidak sedang benar-benar bernafsu menarik keuntungan. Jangan terlalu ‘tamak’ jika melihat ‘umpan’, anda bisa-bisa terjerat tak mendapatkan keuntungan. Jadi, make ONE project, create ANY money! Simple,

bukan?

4.  Cepat Bosan

Orang yang sekadar sibuk selalu merasa dirinya cepat bosan pada satu ide bisnis. Belum selesai satu ide yang di-handle-nya, ia malah melirik pada ide-ide lain. Tidak seperti karakter sebelumnya yang ‘terlalu’ percaya diri sehingga mengambil berbagai ide, karakter yang satu ini justru semakin rumit. Layaknya orang berpacaran, ada beberapa dari mereka yang suka gonta-ganti pacar. Akibatnya: ia bisa

terserang HIV/AIDS. Apakah ini juga terjadi di bisnis online? 

Kalau penyakit HIV mungkin tidak akan sampai terjadi, tapi bisa dibilang mendekati keganasan penyakit endemi itu. Ya, orang yang cepat bosan, hidupnya perlahan-lahan semakin hancur karena merugi. Bagaimana tidak? Setiap modal yang ia keluarkan untuk menyiapkan bisnis akan terbuang sia-sia karena ia selalu beralih ke ide bisnis lain sebelum yang satunya selesai dikembangkan. 

Cara memerangi: 

Saya yakin anda juga merasakan hal demikian: cepat bosan. Dalam internet marketing, perasaan ini wajar anda rasakan. Memang, dalam bisnis online, anda tidak akan menemukan resiko apapun dari luar, tapi saya harap anda tidak mengabaikan resiko dari dalam diri anda sendiri. 

Ingat, bisnis apapun namanya akan tetap memiliki resiko yang harus anda tanggung. Meskipun bisnis online lebih kecil resikonya dari pada bisnis konvensional, bukan berarti ia ‘bersih’ dari kendala. Kendala itu justru datang dari dalam diri anda sendiri. Dalam bisnis online, kendala ataupun resiko yang harus anda hadapi adalah persoalan KONSISTENSI. 

Apakah anda sudah merasa konsisten dengan satu produk anda? Atau bahkan anda sekadar sibuk saja dengan berganti-ganti peluang bisnis? Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau? 

Anda perlu ingat bahwa salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis online adalah FOKUS, apapun dan bagaimanapun rintangan yang akan anda hadapi kemudian. Jika anda tidak mau rugi dengan modal yang sudah anda ‘korbankan’ untuk menjalankan peluang anda secara online, anda harus cepat mengambil keputusan untuk konsisten dengan satu peluang pilihan anda. 

Untuk itu, anda harus berpikir positif. Jangan terburu-buru untuk meninggalkan bisnis yang ‘tampak’ tidak marketable, karena bisa jadi costumer justru akan tertarik membelinya. Yakinlah bahwa bisnis anda akan jadi booming! Apalagi, jalan tidaknya bisnis anda tidak hanya tergantung dari kualitas produk, tapi juga oleh faktor lain, seperti iklan, bonus, garansi, dan sebagainya. Jadi, untuk apa anda menyibukkan diri dengan beralih ke produk lain yang baru anda kenal jika memang yang pertama masih bisa diberdayakan? Yang penting, enjoy it, take it easy, and you wait money comes to you!

5.  Selalu menyalahkan keadaan 

Orang yang sekadar sibuk akan selalu membela dirinya dan menyalahkan keadaan. Ia tidak mau mengaku bahwa kekalahan yang ia terima memang dari dirinya sendiri. Selalu ada alasan yang ia ucapkan, seperti: 

“Saya tidak ada modal sih!”

“Webhostingnya sering down tuh penyebabnya!”

“Koneksi internet ditempatku lelet!”

“Pengunjung tidak mau ngambil resiko!”

“Anda tidak ngerti keadaan saya sih!” dan sebagainya. 

 Kalimat-kalimat ini seringkali diucapkan oleh mereka yang merasa dirinya sibuk. 

Cara Memerangi: 

Saya yakin, disadari ataupun tidak, anda punya pengalaman seperti itu, bukan? Tidak apa-apa. Saya juga pernah mengalami hal serupa. Saat saya masuk dalam bisnis internet, saya benar-benar mendapatkan sesuatu yang berubah. Saya jadi sadar bahwa keadaan tidak akan mengubah saya, justru saya lah yang harus mengubah keadaan itu. 

So, yang perlu anda ingat adalah keterpurukan anda bukan disebabkan oleh orang lain, lingkungan, atau keadaan di sekeliling anda, tapi oleh anda sendiri. Andalah yang berhak mengubah hidup anda. Jadi, apapun yang anda lakukan dan resiko bagaimanapun yang anda terima berarti juga harus anda jalani. Anda tidak bisa seenaknya menyalahkan orang lain, apalagi kondisi finansial anda. Banyak orang sukses justru berangkat dari nol, sedikit modal, dan hanya berbekal motivasi. 

Apalagi, dalam dunia bisnis internet, siapa yang akan anda salahkan jika anda mengalami kegagalan? Yang mengatur kelancaran bisnis online anda adalah anda sendiri. Anda tidak memiliki siapa-siapa dalam menjalankan bisnis online itu, kecuali internet dan komputer anda. Nah, sangat tidak wajar kan, jika anda menyalahkan lingkungan atau orang lain sebab mengalami kegagalan? 

Untuk itu, sudah saatnya anda berubah saat ini. Sekarang bukan waktu yang cocok untuk menyalahkan siapapun. Yang anda harus perbuat adalah bertindaklah produktif dan lakukan yang TERBAIK dalam bisnis anda. Yakinlah pada pilihan bisnis anda ini. Saya pastikan, anda akan mengalami kejutan yang tak terduga sebelumnya. 

Sudah mulai terbuka pemikiran anda?

Setelah saya wariskan beberapa jurus memerangi kesibukan di atas, saya yakin anda sudah sedikit termotivasi. Tidak masalah. Ini hanya ‘pemanasan’ saja agar anda bisa berlanjut ke pembahasan selanjutnya. Yang terpenting saat ini adalah saya sudah menyadarkan anda tentang kriteria orang yang sekadar sibuk dalam berbisnis online. 

Tapi, saya sarankan anda untuk tidak menutup e-book ini terlebih dahulu dan cepat mengambil kesimpulan bahwa hanya dengan tidak menjadi sibuk, anda sudah bisa menjadi seorang pebisnis online yang handal.

2. Apakah Kesibukan akan Mendekatkan Anda kepada Impian?

Sebelum anda menjawab pertanyaan ini, saya perlu ajukan pertanyaan dasar dulu. Apakah anda sudah punya impian? Jika anda menjawab “Ya”, maka anda dapat melanjutkan bacaan ini. Jika anda menjawab “Tidak”, sebaiknya anda buat dulu impian, sebesar atau setinggi apapun. Setelah itu, anda boleh melanjutkan membaca. 

Ok, kebanyakan orang mendambakan paling tidak tiga impian dasar di dunia ini, yaitu:

•  Punya mobil mewah

•  Punya rumah bertingkat

•  Uang yang tidak putus-putus hingga tujuh turunan

Saya yakin, anda tidak bisa mengelak dari ketiga impian tersebut. Meskipun anda memiliki impian lain, saya berani ‘bertaruh’ impian anda itu tidak akan lepas dari ketiga hal di atas. Anda mungkin ingin menjadi direktur di salah satu perusahaan terkemuka atau menjadi eksekutif muda di negeri ini, pasti ujung-ujungnya adalah karena UANG. Atau mungkin yang lebih gila lagi, anda mengimpikan tidak bekerja tapi selalu kelebihan uang. 

Saya hargai impian anda. Tapi, anda juga perlu ingat, meskipun anda memiliki modal yang berlimpah dan berbagai jenis produk yang siap dipasarkan, IMPIAN anda pada akhirnya akan menjadi KHAYALAN semata jika anda masih saja menjadi orang yang sekadar sibuk. Anda percaya? Mari kita buktikan…

Selama ini, apa saja yang anda lakukan dalam mengembangkan bisnis online anda? Jika anda sudah merasa cukup berbuat banyak untuk bisnis online anda, berinvestasi jutaan rupiah ke berbagai bisnis online lain, membeli berbagai produk, atau berulang-ulang kali melakukan perbaikan website anda, tapi anda sama sekali belum menghasilkan uang, berarti anda masih tergolong orang yang sekadar SIBUK. Pada akhirnya, impian anda pun tidak akan pernah terwujud.

3. Tahukah Anda Kesalahan Paling Umum Para Pebisnis Online?

Anda merasa serba bisa. Ya, kedengarannya begitu sepele. Tapi, kebanyakan para pebisnis online yang gagal disebabkan karena mereka selalu merasa dirinya yang paling berhak menjalankan seluruh bisnis online-nya. 

Apakah anda juga merasakan demikian? Apakah anda selalu ingin merancang konsep bisnis online anda menurut proyeksi anda sendiri? 

Ingat, dalam bisnis online, anda tidak hanya menerima tugas untuk memasarkan saja, tapi juga bagaimana anda membuat iklan begitu menarik, menciptakan produk, mempersiapkan garansi, desain grafis, dan sebagainya… 

Mampukan anda melakukan ini sendirian? Bukankah anda akan menjadi SIBUK?

Sekadar bercerita saja, waktu pertama saya menggeluti dunia bisnis online ini, saya memang mengerjakannya dengan sendiri. Semuanya. Tidak ada pembimbing yang memandu saya. Saya benar-benar sendiri. Saya sudah menginvestasikan jutaan rupiah dan membaca artikel seputar bisnis online tak terhitung jumlahnya.

So what? Hasilnya apa? 

Saya TIDAK mendapatkan apapun, kecuali kebingungan dan keraguan untuk memasarkan produk. Saya hanya sibuk sendiri dengan pikiran saya waktu itu. Saya benar-benar merasakan perubahan justru saat saya bertindak untuk lebih produktif.

Jadi jika anda saat ini merasa andalah yang menemukan ide, andalah yang membuat produk, andalah yang merancang website, andalah yang mempromosikannya, andalah yang menjawab email, andalah yang ini, andalah yang itu… buktikanlah suatu saat: anda akan cepat merasa BOSAN dengan pekerjaan ini karena anda sudah menjadi orang yang sekadar Sibuk… Super Sibuk!

Perbedaan antara orang yang sekedar sibuk dan orang yang produktif adalah: Orang produktif menghasilkan uang, orang sibuk tidak!

Beda lagi jika anda langsung menerapkannya dengan tindakan yang cermat dan produktif, anda akan cepat bisa mendapatkan UANG. Delegasikan tugas-tugas anda. Jangan semuanya dikerjakan sendiri, anda tidak akan sanggup.  Pekerjakan orang lain untuk melaksanakan tugas-tugas rutin anda, seperti: promosi, menjawab email dan sejenisnya. Lalu gunakan waktu anda untuk menjalin kerjasama, menambahkan bonus pada produk, mempelajari kemungkinan meraih uang lebih banyak dari waktu anda yang terbatas dan sebagainya.

Jika itu anda lakukan, niscaya bisnis anda akan berkembang dengan pesat. Waktu anda lebih bermakna karena hanya anda gunakan untuk hal-hal yang produktif. 

Anda sudah menyadarinya? Bagus jika begitu. Sekali lagi, jangan merasa serba bisa. Anda tidak perlu melakukannya sendiri. Anda bisa cari orang dan membayarnya untuk melakukan tugas anda. Yang terpenting, anda harus membuang jauh-jauh sikap serba bisa. Saya percaya, anda sebenarnya punya POTENSI untuk menjadi kaya dan mendapatkan jutaan rupiah dalam jangka satu bulan jika anda mau bertindak produktif dan melakukannya dengan segera.

Silakan ukur diri anda saat ini. Apakah anda masih merasa serba bisa dan serba tahu segalanya? Jika anda masih merasakan sifat yang tak sehat ini, segera hentikan sebelum anda semakin kehilangan semangat karena tidak bisa melawan dan memeranginya. 

Setelah kita melewati beberapa topik di atas, kita bisa ‘sedikit’ mengambil asumsi dasar bahwa perbedaan antara orang yang sekedar sibuk dan orang yang bertindak produktif adalah orang produktif selalu menghasilkan uang. Sedangkan orang sibuk tidak. Dan biasanya, uang yang dihasilkan oleh orang produktif adalah uang melimpah! Buat orang sibuk, dia masih termasuk beruntung jika bisa balik modal. 

Ingat, menjadi orang produktif tidak semudah yang anda bayangkan. Meskipun anda ingin berubah menjadi orang produktif dengan bekal pengetahuan dasar tentang ciri-ciri orang yang sekadar sibuk, belum tentu anda bisa melakukannya. Banyak kendala yang harus anda hadapi. Dan, sekali lagi, kendala-kendala ini juga sering tidak anda sadari. Jadi, anda juga harus memahami kendala-kendala apa saja yang menghambat orang yang sekadar sibuk itu untuk menjadi orang yang bertindak produktif. 

Inilah yang akan kita diskusikan selanjutnya… 

4. Kendala-Kendala Orang yang Sekadar Sibuk untuk Bertindak Produktif

Apakah anda merasakan begitu sulit untuk menjadi orang produktif? Saya yakin anda  merasakannya. Jika modal sudah ada di kantong, persiapan sudah baik, dan mental sudah matang, atau bahkan ada beberapa ide produk yang sudah menjadi sasaran, mungkinkah anda langsung bisa jadi orang yang bisa bertindak produktif? Tunggu dulu.  

Bekal-bekal semacam itu kadang membuat anda justru semakin sulit menentukan sikap dan pilihan. Apakah anda pernah atau sering merasakan semakin anda memiliki segalanya, maka semakin tinggi pula keinginan anda untuk mendapatkan segalanya? Jika anda pernah merasakannya, anda perlu waspada karena anda bisa-bisa terjebak menjadi orang yang sekadar sibuk daripada orang yang bertindak produktif.  

Ok, sekarang anggaplah anda sudah memiliki modal cukup untuk mengikuti berbagai peluang bisnis di hadapan anda. Ada banyak jenis bisnis yang sebenarnya bisa anda ambil dan kembangkan, baik bisnis konvensional maupun bisnis online semacam ini. Semuanya menawarkan keuntungan. Semuanya menawarkan uang. Dan semuanya juga menjamin hidup anda berubah. Mana yang akan anda pilih?

Saya yakin, ada banyak pertimbangan yang anda pikirkan. Anda akan selalu membandingkan bisnis satu dengan yang lain. Anda juga akan selalu berpikir bisnis mana yang paling mudah pelaksanaannya Visit: http://www.JokoSusilo.com  11 atau paling gampang menghasilkan uang. Bahkan, anda mungkin akan mempertimbangkan seberapa besar resiko dan kerugian dalam bisnis-bisnis tersebut. 

Pertimbangan-pertimbangan ini memang wajar. Bahkan mungkin memang harus anda lakukan. Tapi, yang paling penting, seberapa besar KEBERANIAN anda untuk memutuskan?

Ingat, tidak sedikit orang yang punya modal dan berniat mengembangkan satu bisnis justru beralih ke jenis pekerjaan lain. Terus… dan terus begitu. Mereka seperti tidak punya cukup keberanian untuk mengambil keputusan. Lebih tepatnya, mereka tidak berani mengambil resiko. Mereka akan terus sibuk memikirkan pilihannya. Hingga, tak jarang ada yang sampai berhenti untuk mencari kerja karena kelelahan memilih. 

Jadi, inilah yang harus anda pahami. Bahwa kendala untuk menjadi orang produktif tidak datang saat anda sudah melakoni bisnis anda, tapi justru datang saat anda ingin mengambil keputusan. 

Anda belum tahu apa saja kendala itu? Ok, saya akan beri penjelasannya di bawah ini: 

 1.  Takut mengambil keputusan

Keputusan adalah hal terpenting yang harus anda ambil untuk bisnis online anda. Andalah yang memegang kendali untuk menentukan sebaik apa prospek bisnis anda nantinya. Jadi, jika anda TAKUT mengambil sebuah keputusan, saya anjurkan tinggalkan dulu bisnis ini untuk sementara waktu. Saya khawatir anda bisa-bisa mengambil kebijakan yang salah sebelum anda meyakini keputusan itu. 

Ingat, sekali anda mengambil keputusan, ada berbagai rintangan yang harus anda hadapi. Untuk itu, sudah saatnya anda memikirkan sampai matang, keputusan apa yang harus anda ambil: melanjutkan atau meninggalkan. Itu saja. Jangan sekali-kali anda ambil keputusan atas dasar keragu-raguan. Saya bisa pastikan, keputusan semacam ini akan membuat anda tidak bisa percaya diri dalam mengembangkan bisnis online. Keputusan yang baik ada di tangan anda. 

Jika anda sudah memutuskan dengan sepenuh hati, setidaknya anda telah melakukan tindakan dan niat untuk berubah. Begitu pula, saat anda memutuskan untuk membaca e-book ini, saya yakin anda sudah punya kepercayaan diri untuk menggeluti dunia bisnis online dengan segala rintangannya. 

2.  Takut menanggung resiko

Tapi, lagi-lagi, kendala itu tak hanya berasal dari ketakutan anda untuk mengambil keputusan, tapi sejauh apa KEBERANIAN anda untuk menanggung RESIKO dalam menjalani bisnis di internet ini. Memang, resiko yang anda tanggung dalam bisnis di internet jauh lebih kecil dibandingkan resiko bisnis-bisnis, tapi bukan berarti anda harus takut menanggung resiko itu. 

Kebanyakan, orang yang baru berkenalan dengan bisnis akan banyak mempertimbangkan resiko yang akan ditanggung meskipun dia telah memiliki modal banyak. Jangan begitu. Jika anda masih belum berani menanggung resiko, kapan anda bisa berani melakukan tindakan yang produktif? 

3.  Takut rugi

Pernah punya kekhawatiran (takut) rugi? Itu wajar. Apalagi dalam bisnis online. Anda mungkin sudah merasa gagal dulu sebelum bertindak. 

Setiap orang yang akan memasuki dunia pemasaran internet, akan selalu berpikir seperti itu, termasuk anda dan saya tentunya. Awalnya saya memang ragu-ragu untuk menjadi pebisnis ‘dunia maya’ ini. Tapi mungkin karena saya sudah terlanjur trauma dengan bisnis-bisnis lain, saya ‘habis-habisan’ saja ikut bisnis internet. “Rugi ataupun tidak, tergantung nanti,” pikir saya. Tapi, saya juga tidak tahu, mengapa bisnis ini yang justru membuat saya berubah. Saya benar-benar diuntungkan dengan menggeluti bidang bisnis yang semula tak masuk akal ini. 

Anda harus buang jauh-jauh ketakutan itu. Jujur, saya pribadi merasa sedikit ‘terlambat’ untuk jadi kaya karena baru kenal dengan bisnis ini pada 2001 lalu. Andai saya mengenalnya pada masa kuliah dulu, bisa dibayangkan berapa milyar rupiah yang saya dapatkan sekarang dan berapa orang yang saya buat kaya dari hasil bisnis ini. Jadi, tunggu apa lagi? Bertindaklah sekarang, sebelum anda terlambat. 

4.  Takut kalah (bersaing)

Kata pepatah, jangan pergi berlayar kalau takut gelombang dan badai. Begitu pula, jangan berbisnis internet marketing jika takut kalah bersaing. Memang, siapapun pelaku bisnis online tidak mengharapkan kekalahan itu terjadi, termasuk juga anda. Tapi, jika anda sudah berpikir kalah terlebih dahulu, kapan anda mau bertindak lebih produktif? Ini memang sulit dilakukan oleh siapapun. 

Anda mungkin membayangkan bahwa “kekalahan” adalah mimpi terburuk yang akan anda hadapi nantinya. Tapi, cobalah bersahabat dengan kekalahan itu. Anda harus biasakan diri untuk menerapkan pernyataan “kekalahan adalah kesuksesan tertunda”. Jadi, selagi anda masih bisa berbuat, lakukanlah. Jangan sekali-kali memikirkan kekalahan sebelum anda bertindak apapun. 

Lagi pula, dalam internet marketing, anda tidak perlu khawatir untuk berpresentasi di hadapan orang atau takut mereka akan mengabaikan presentasi anda. Yang menjadi juru bicara anda dalam bisnis ini bukanlah anda sendiri, tapi tulisan anda, iklan anda, website anda. Walaupun ada ejekan, paling-paling ditulis lewat comment atau response yang anda sediakan dalam website. Anggap saja itu ‘iklan yang numpang lewat’ dari orang yang baru belajar buka situs bisnis online. Toh, anda sendiri tidak tahu orangnya seperti apa. Realistis, bukan? Jadi, untuk apa anda harus memikirkan kekalahan itu?

5.  Takut produk tidak laku

Sebenarnya banyak faktor yang membuat produk anda tidak laku. Tapi, faktor yang paling besar pengaruhnya adalah ketakutan anda sendiri. 

Bagaimana mungkin? Mungkin saja. Logikanya cukup sederhana. Sebagus apapun produk yang anda ambil, serendah apapun harga yang anda tawarkan dalam produk itu, atau sebagus apapun iklan produk tersebut, akan menjadi sia-sia semata jika anda selalu berpikir tidak laku, tidak laku, dan tidak laku…   

Jadi, yang diperlukan anda saat ini sebenarnya bukan melulu kualitas produk itu, tapi juga mental dan persiapan anda dalam memasarkannya. Ok, kualitas memang merupakan hal paling penting untuk meningkatkan rate penjualan anda, tapi mental jauh lebih penting. Anda mungkin bisa pertimbangkan pertanyaan ini: 

Bagaimana mungkin seorang penjual informasi bisa untung puluhan bahkan ratusan juta rupiah jika ia selalu meragukan produknya? 

Jadi, asalkan anda kreatif dan berani memasarkan, tidak ada sesuatu yang tidak bisa dijual. Saat era digital saat ini semakin canggih, orang-orang memang banyak berpikiran aneh, tapi kadang cukup realistis. Bagaimana tidak? Berjualan atau berdagang informasi! Bisakah anda membayangkan? Bagaimana bisa seseorang menjual sesuatu yang tidak tampak? Menjual motor saja belum tentu mendatangkan hasil jutaan rupiah dalam sebulan, apalagi hanya informasi. Lalu, apa yang bisa dihasilkan oleh ‘informasi’? 

Jika dulu saya berpikir bahwa produk informasi tidak akan laku, saya tidak mungkin bisa membeli mobil “CR-V brilliant white” saat ini. Membeli rumah seharga 1 milyar, memiliki tiga tanah bernilai tinggi seluas 1.500m2 dan sebagainya. Benar… semua itu adalah murni dari hasil menjual informasi! Aneh bukan?

So, apa yang masih anda pikirkan saat ini? Anda masih belum percaya? Jika anda masih tertegun dengan kehebatan dunia internet tersebut, anda sebaiknya cepat menyudahi rasa takut ‘tidak laku’ itu. Dan, segeralah bertindak produktif untuk bergabung dalam bisnis online yang menakjubkan ini. 

6.  Takut untuk memulai dan mencoba 

Kendala terakhir yang sering membuat orang sulit untuk menjadi orang bertindak produktif adalah takut untuk memulai dan mencoba. Saya yakin, anda pernah membayangkan akan menghadapi hal buruk dalam bisnis online. Ini wajar. Tidak masalah.Tapi, harapan saya, anda tidak terlena dengan ketakutan itu. Jika anda sudah memiliki keberanian untuk memulai, lakukan saja. Saya pikir itu adalah perjuangan yang luar biasa. Soal kesulitan, anda pikirkan selanjutnya. 

Yang paling penting bagi anda saat ini adalah memulai dan mencoba. Tidak mudah memang memulai untuk melakukan sesuatu. Karena, saat anda sudah mulai memasuki satu profesi, maka saat itu pula anda akan berhadapan dengan beragam kesulitan. Tapi, jika anda tidak memulainya saat ini, anda akan ‘ketinggalan kereta’.

Selain itu, anda tidak boleh takut untuk mencoba sesuatu hal yang BARU, karena bukan mustahil hal itu bisa membawa keuntungan bagi anda. 

Saya mungkin bukan contoh yang baik. Saya adalah lulusan arsitektur. Tapi, saya justru menemukan perubahan dalam hidup saat saya berani mencoba memasuki dunia yang bukan bidang saya, yaitu dunia internet marketing. Awalnya, saya tidak pernah punya pikiran sedikitpun untuk menjalani bisnis internet ini, tapi setelah saya mencoba memasukinya, saya baru sadar: dunia saya ternyata tidak ditentukan oleh bidang dan jurusan yang saya tempuh dulu. Dunia saya adalah apa yang saya harapkan dan cita-citakan. 

Jadi, apapun latar belakang anda, apapun profesi dan jurusan anda, dan berapapun umur anda, jangan pernah takut untuk mencoba hal-hal yang baru. Anda harus berani mencobanya. Minimal, anda beranimemulai dan masuk ke dunia tersebut. Apalagi, dunia bisnis internet tidak memandang anda dari profesi manapun. Hanya dengan bekal semangat dan kemauan saja (tentunya dengan semangat untuk

belajar), anda bisa mengubah hidup anda.  

Wow… anda boleh menghitung, sudah berapa jurus yang saya berikan kepada anda untuk memulai perubahan hidup anda sekarang. Saat ini, saya yakin anda sudah bersiap-siap dengan segalanya, termasuk dengan keyakinan, keberanian, dan tekad anda untuk memulai berbisnis di internet. 

Jadi, tunggu apa lagi! Saat inilah anda harus bertindak produktif, memulai lembaran hidup baru anda dengan perubahan. Anda punya peluang besar untuk itu. Jika saya yang tanpa bimbingan siapapun, tanpa pengetahuan apapun tentang internet, dan tanpa modal yang banyak bisa mengubah hidup saya sendiri menjadi seperti sekarang, apalagi anda! Disaat segalanya sudah lebih tersedia… 

Oya, saya hampir lupa… masih ada satu lagi yang belum saya berikan kepada anda. Saya ingin anda tampil sempurna saat berhadapan dengan dunia bisnis internet marketing nantinya. Jadi, saya yakin, anda masih butuh ‘amunisi’ baru untuk memulainya dengan tindakan dan semangat. Ya, saya akan berikan amunisi itu. 

Bagaimana anda menjadi orang bertindak yang memang ‘benar-benar produktif’, tidak sekadar beraktivitas atau bekerja tanpa tujuan yang jelas? Untuk itu, anda perlu mengetahui seperti apa orang yang bertindak produktif itu dan apa saja ciri-cirinya.

 

5. Jurus-Jurus Menjadi Produktif di Dunia Bisnis Online

Anda masih bingung bagaimana menjadi orang yang produktif? Anda tidak tahu  strategi apa yang harus anda lakukan untuk menjadi orang bertindak produktif itu? Jangan khawatir, tidak ada yang saya akan tutupi dari anda. Saat ini, anda adalah partner saya. Lebih tepatnya, anda adalah teman saya yang memang berniat untuk mengubah hidup dan memperbaiki kondisi finansial mulai dari sekarang. 

So, saya memang harus ‘buka-bukaan’ di hadapan anda. Saya ingin pastikan, tidak ada pertanyaan lagi yang anda akan ajukan setelah membaca e-book ini, kecuali tindakan, produktivitas, dan keyakinan anda untuk segera berbisnis di dunia internet. 

Di bawah ini, saya akan jabarkan beberapa jurus untuk menjadi orang yang bertindak produktif di bisnis online.  

Jurus # 1: Membangun Kebiasaan Berpikir Positif 

Orang yang bertindak produktif adalah mereka yang bisa membangun habit (kebiasaan) berpikir positif. Jika anda memang berniat untuk memulai bisnis di internet, saya harap anda bisa memulai untuk berpikir positif terlebih dahulu. Jika anda ingin menghilangkan seluruh rasa takut memasuki dunia internet, berpikirlah positif. Dengan sendirinya, anda bisa percaya diri melangkah tanpa ragu-ragu.

Anda pernah menonton “the Secret”? Semacam kesaksian orang-orang yang bisa sukses karena ia membiasakan berpikir positif. Dalam the Secret disebutkan bahwa hanya dengan berpikir (positif atau negatif), kita bisa menjalani seluruh kehidupan dengan kegagalan dan kesuksesan yang sempurna dan tanpa cacat. Jadi, jika anda ingin sukses dalam internet marketing, biasakanlah untuk berpikir positif. 

Anda ingin tahu apa saja langkah-langkah untuk berpikir positif? Saya akan jelaskan berikut ini:

[1]  Visualkan impian anda

Saya yakin, anda yang membaca e-book ini, sudah punya impian yang jelas. Nah, agar anda bisa berpikir positif, salah satu caranya adalah dengan menvisualkan impian anda itu. Gambarkan impian anda secara konkret. Taruhlah di pigura atau dream book anda. Kemudian, hayatilah dalam-dalam. Hanya dengan begitu, anda akan termotivasi untuk bertindak lebih produktif. 

[1]  Tersenyumlah pada seluruh keadaan anda

Anda perlu ingat, orang yang bahagia adalah mereka yang selalu melihat keadaan sebagai sesuatu yang alamiah. Jadi, saat anda mulai memasuki dunia internet marketing, anda harus bisa menikmati apa yang akan terjadi nanti. Anda tidak perlu iri dengan orang-orang di sekeliling anda yang punya mobil dan motor, nikmatilah hidup anda dulu. Dan, yang paling penting, anda bisa santai menjalani bisnis online ini karena suatu saat toh anda juga akan punya mobil seperti mereka juga. Guaranteed!

[1]  Jangan pernah menyalahkan keadaan finansial anda

Anda sebaiknya tidak perlu menggerutu pada keadaan finansial anda yang buruk. Jika anda terus seperti ini, bisa-bisa keadaan finansial anda memang tidak akan pernah berubah. Anda akan terus berpikir dan menyalahkan diri sendiri. Sehingga, anda tidak pernah bisa untuk sekadar bertindak lebih produktif sedikitpun. Saya harap, anda tidak seperti ini. Biasakanlah untuk berbuat sesuatu demi mengubah kondisi finansial anda. Sekecil apapun usaha itu, yang terpenting anda tidak lagi menyalahkan keuangan anda yang tak menentu. 

Jurus # 2: Cermat mengambil keputusan

Bagaimana caranya agar bisa cermat mengambil keputusan? Ok, pertanyaan logis. 

Mengambil keputusan memang tidak semudah memikirkannya. Anda bisa saja memiliki beragam keputusan untuk meneruskan berbisnis online atau tidak, tapi anda merasa kesulitan untuk memutuskannya, bukan? Itu memang alamiah. 

Tidak semua orang mampu mengambil keputusan dengan tepat. Tapi tidak jarang pula keputusan yang salah bisa membuat mereka berubah. Ya, karena mereka memang bertanggung jawab atas keputusan tersebut dan selalu melakukan yang terbaik atas apa yang telah diputuskannya. Bagaimana dengan anda? 

Baik, saya akan berikan langkah-langkah praktis agar anda bisa mengambil keputusan dengan cermat.

[1]  Yakinlah terhadap diri anda

Jika anda masih ragu-ragu untuk mengikuti bisnis internet marketing, sebaiknya anda tinggalkan saja. Keraguan akan membuat anda merasa tidak nyaman dengan bisnis ini. Saya tidak mau anda seperti itu. Internet marketing membutuhkan orang yang memiliki keyakinan terhadap diri sendiri untuk berubah. 

Memang, memutuskan untuk terjun di bidang internet marketing terasa begitu sulit. Seperti yang saya kemukakan dahulu, berbisnis internet berarti bertransaksi sesuatu yang tak wajar, yang tak alami, dan tak tampak. Jadi, saya harap anda terlebih dahulu meyakini diri anda sendiri. 

Untuk meyakinkan diri anda, sebenarnya ada cara mudah. Cobalah tanyakan pada diri anda: Mana yang lebih baik, bekerja 8 jam sehari dengan penghasilan Rp 750.000 atau bekerja 1 jam per hari dengan penghasilan Rp 1 juta? Jujur, pertanyaan ini tidak mengada-ada. Sesuai pengalaman saya, penghasilan saya lebih besar 90 persen (pastinya lebih!) dari rata-rata penghasilan orang seusia saya bekerja. Begitu pula, waktu yang saya habiskan 90 persen lebih sedikit dari mereka. Lalu, apa yang masih membuat anda ragu untuk mengambil keputusan ini?

[1]  Bacalah Kisah Sukses para Pebisnis Online

Apakah anda yakin bisnis internet marketing akan membuat anda berubah? Jika anda

menjawab “Ya”, itu tidak masalah. Silakan anda bertindak. Jika anda menjawab “Tidak”, inilah yang menjadi persoalan. Tapi, baiklah… itu akan terjadi sementara waktu, setelah itu saya jamin anda tidak akan terlalu mempersoalkannya. 

Bagaimana bisa? 

Ya, bisa saja. Jika anda banyak membaca, lebih tepatnya banyak belajar, tentang kisah orang-

orang yang sukses dengan mengandalkan bisnis informasi, saya yakin anda akan termotivasi. Membaca kisah itu tentu bukan hanya sekadar ‘membaca sambil lalu’. Bacalah dengan simpati, seperti anda membaca e-book ini. Cermatilah bagaimana awalnya mereka bisa masuk dalam dunia bisnis internet marketing. Bermacam-macam, bukan? Ada yang mulai dari nol, ada yang hanya bermodal Rp 100.000, ada yang disuruh oleh teman, bahkan ada pula yang tidak sengaja ikut bisnis itu. Yang terpenting, cobalah anda lihat bagaimana keadaan mereka saat ini dan komentar-komentar mereka terhadap bisnis internet. So, jika mereka bisa, kenapa anda

tidak? 

Jurus # 3: Siap menerima kekalahan

Jurus ketiga ini memang tidak mudah, tapi bukan mustahil untuk anda lakukan. Ok, siap menerima kekalahan. Saya tidak akan bertanya soal seberapa banyak modal yang anda miliki saat ini untuk memasuki bisnis online. Itu pertanyaan konyol. Masuk dalam dunia internet marketing tidak perlu punya modal yang banyak. 

Yang harus anda jawab adalah seberapa besar KESIAPAN anda untuk menerima kekalahan dalam kancah internet marketing? Apakah anda siap untuk dilecehkan oleh para costumer? Apakah anda siap produk anda tidak laku? 

Puiihh… Saya yakin, pertanyaan ini akan membuat anda justru semakin takut menerima kekalahan. Saya sarankan, anda santai sajalah. Siap menerima kekalahanbukan berarti anda berpikiran menerima kekalahan itu. Kebanyakan orang yang kalah karena mereka membuat sendiri kekalahan itu.

Lho, bagaimana bisa? Bisa saja. Jika anda menerima rintangan dan anda anggap itu sebagai kekalahan, maka sebenarnya andalah yang kalah terlebih dahulu. Ya, orang orang kalah karena mereka lebih banyak menganggap rintangan dalam bisnis sebagai kekalahan. Jadi, yang perlu anda lakukan adalah:

[1]  Jangan pernah memikirkan kekalahan

Ingat, setiap kali anda mendapat ‘sandungan’ dalam menjalankan bisnis di internet, baik itu produk anda tidak laku, website anda tidak menarik, ataupun tak ada orang yang mengunjungi website anda, anda harus menganggap ini semua sebagai cobaan atau rintangan. Jangan pernah sekalipun anda menganggapnya sebagai kekalahan. Buktikan saja, jika anda masih bersikeras menganggap semua kesalahan ini sebagai kekalahan, anda akan merasa tidak percaya diri atau menganggap diri anda bangkrut. 

Untuk itu, selagi anda masih bisa bergerak dan berpikir, lakukanlah yang terbaik. Datangkanlah orang-orang profesional terdekat anda yang bisa memecahkan masalah itu. Mintalah saran dan nasihat mereka. Yang terpenting, anda tidak sampai ‘merenung sendiri’ dan terus memikirkan kesalahan-kesalahan itu. 

[1]  Siapkan mental sejak awal

Sejak anda memutuskan untuk memasuki dunia internet marketing, yang perlu anda siapkan sebenarnya bukanlah finansial, tapi MENTAL. Ini bukan soal untung atau rugi, tapi ini menyangkut soal maju atau mundur. Anda punya modal banyak, tapi anda tidak punya mental untuk membangun bisnis online. Itu semua akan nonsense. Sebaliknya, jika anda sudah punya mental yang matang untuk bertindak, percayalah finansial akan datang dengan sendirinya kepada anda. 

Mental tidak saja dibutuhkan untuk berani bergabung dalam bisnis online, tapi juga untuk kalah di dalamnya. Saya tentu tidak akan banyak tanya soal mental siap menang, karena semua orang sudah memilikinya, termasuk juga anda. Tapi, yang jadi masalah, bagaimana keadaan mental anda saat menghadapi kekalahan nantinya? Inilah yang penting. 

Jadi, anda perlu menyiapkan segalanya, terutama mental anda, untuk masuk dalam dunia bisnis online ini. Tapi, saya akan beri bocoran penting tentang mental ini bahwa anda tidak perlu takut kalah, karena kebanyakan orang produktif di bisnis online rata-rata menjadi pemenang. Jadi? Yah…semua terserah anda. Apakah anda masih takut kalah setelah disodorkan fakta ini?

Jurus # 4: Berani bersaing 

Wah… sepertinya lucu saat saya masih menyarankan anda untuk berani bersaing dalam dunia bisnis karena setiap bisnis memang menuntut persaingan. Tapi, saya wariskan jurus keempat ini bukan tanpa alasan. Anda perlu tahu bahwa saat anda berada dalam dunia maya, anda tidaklah sendiri. Ada ratusan bahkan ribuan orang yang mengembangkan bisnis di internet seperti yang anda lakukan saat ini. Tentunya dengan bidang produk yang berbeda-beda. Jadi, masalah persaingan memang tetap perlu diberitahukan pada anda. 

Namun, yang terpenting sekali lagi adalah bagaimana caranya agar anda bisa berani bersaing dengan para kompetitor lain? Ok, saya akan berikan langkah-langkahnya di bawah ini:

[1]  Buatlah produk yang berkualitas dan bernilai

Dalam e-book SMUO, anda pasti tahu banyak bagaimana cara menghasilkan produk yang berkualitas. Intinya, produk yang paling ideal diperjualbelikan di internet adalah produk informasi. Saya tidak akan membahas ini panjang lebar. 

Yang perlu saya tekankan di sini adalah bahwa produk-produk berkualitas akan membuat anda berani untuk bersaing dengan para kompetitor. Jadi, andalah yang bertanggung jawab untuk membuat produk itu berkualitas. Anda tinggal memilih, apakah anda ingin memasarkan e-book, website membership, servis periklanan, servis pemasaran, dan sebagainya. Semuanya akan tampak berkualitas dan bernilai jika anda mau melakukannya dalam tindakan. Jadi, untuk apa anda masih merasa takut bersaing? 

[1]  Percayalah kepada kemampuan anda sendiri

Saya harap, anda tidak terlampau rendah hati untuk memasarkan produk anda. Anda harus yakin pada kemampuan anda sendiri.  Seperti yang telah saya kemukakan dahulu, apapun latar belakang anda tidak akan menjadi ukuran kesuksesan anda dalam berbisnis online. Kemampuan anda adalah keberanian memasarkan produk. Itu saja. Dan ini harus anda pupuk sejak sekarang. Yakinlah atas potensi yang ada dalam diri anda. Jika tidak, saya bisa pastikan, anda tidak akan ‘betah’ berada dalam atmosfer persaingan bisnis online di internet. 

Jadi, yang harus anda lakukan saat ini adalah mempercayakan sepenuhnya pada kemampuan anda sendiri. Jangan pernah berpikir latar belakang dan status anda dalam internet marketing. Kadang, semakin latar belakang anda jauh berseberangan dengan persoalan bisnis online, maka semakin jauh pula anda berada di bawah tekanan (under pressure). Sehingga, anda bisa dengan santai dan bebas berkreasi di dalamnya. 

Jurus # 5: Selalu introspeksi diri

Saya yakin, anda masih ingat bahwa ciri-ciri orang yang sekadar sibuk salah satunya adalah selalu menyalahkan orang lain, keadaan, dan lingkungan. Nah, untuk menjadi orang yang bertindak produktif, anda harus bersikap sebaliknya. 

Anda harus bisa introspeksi diri. Jangan pernah sekalipun menyalahkan keadaan yang tak mendukung anda atau meladeni orang-orang yang selalu menyepelekan usaha anda dalam bisnis online. Anda juga harus legowo dalam menanggapi semua keluhan costumer terhadap produk anda. Sikapilah semua keluhan tersebut sebagai suatu keuntungan dan langkah awal untuk membuat produk yang lebih berkualitas. 

Anda mungkin sudah tahu, saat saya berniat memasuki dunia bisnis internet marketing, saya berada dalam kegamangan dan kegelapan. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya sudah membaca beratus-ratus artikel, tapi saya masih belum menemukan format ideal menciptakan suatu produk. Sedangkan orang-orang di sekeliling saya selalu melemahkan motivasi saya. 

Tapi, saya tidak pernah menyalahkan mereka ataupun keadaan finansial saya yang semakin terpuruk waktu itu. Yang saya lakukan waktu itu adalah terus berintrospeksi diri, strategi dan produk macam apa yang akan saya gunakan dalam bisnis online ini? 

Sekarang, giliran anda yang akan saya beritahu. Sebenarnya ada satu langkah yang bisa membuat anda untuk berintrospeksi diri, yaitu:

[1]  Berpikir masa depan

Apa hubungannya dengan introspeksi diri? Ada… ada hubungannya. Coba kita bandingkan terlebih dulu dengan orang yang hanya berpikir masa lalu. Orang yang selalu berpikir masa lalu akan banyak dihantui rasa bersalah dan mudah dilumpuhkan oleh keadaan sekitar yang tak mendukungnya. Saya berharap, anda tidak seperti itu. 

Jika anda berpikir ke belakang, anda akan terus menyalahkan diri anda yang sudah berkali-kali berbuat kesalahan dan mengalami kerugian itu. Bahkan, anda bisa menyalahkan orang lain karena tidak mendukung rencana anda pada masa lalu. 

Jadi, sudah saatnya anda meretas itu semua. 

Yang anda perlu pikirkan saat ini adalah masa depan, masa depan, dan masa depan. Anda boleh belajar dari masa lalu, tapi saya harap anda tidak terlalu terlena dengannya. Masa lalu tidak akan mungkin anda jalani lagi. Yang akan anda jalani adalah masa depan. 

Nah, saat anda berpikir masa depan inilah, anda akan lebih bersikap introspektif. Setiap anda mengalami kesulitan, anda akan terus bertanya pada diri anda sendiri. “Apa yang salah dari ini?”, “Mungkinkah saya melakukan hal yang keliru?”, atau “Apakah saya salah mengambil langkah ini?”. Anda perlu mempertanyakan pertanyaan-pertanyaan ini dalam diri anda sendiri. Sehingga, anda akan lebih konsisten dengan bisnis online anda itu. Setiap kali anda berpikir masa depan, maka setiap itu pula anda akan terus bangkit dan bertindak dengan benar. Percayalah!

Jurus # 6: Kreatif

Ini adalah jurus pamungkas agar anda bisa bertindak lebih produktif: KREATIF. Ya, salah satu jurus yang harus anda kuasai agar anda berani bertindak produktif adalah anda harus kreatif. Apa dan bagaimana yang dimaksud dengan kreatif itu? Kreatif berarti mampu menciptakan suatu produk, iklan, garansi, dan bonus yang baru serta lain dari pada yang lain. 

Apakah anda pernah berpikir bahwa kerang-kerang di lautan akan mendatangkan keuntungan puluhan juta? Saya yakin, orang yang berpikir sempit tidak akan pernah membayangkan hal itu. Tapi, lain halnya bagi mereka yang kreatif, jangankah seonggok kerang, sebuah plastik yang ada di tong-tong sampah akan bisa diperjualbelikan dengan harga yang tinggi bahkan bisa diimpor ke luar negeri. 

Anda juga harus legowo dalam menanggapi semua keluhan costumer terhadap produk anda. Sikapilah semua keluhan tersebut sebagai suatu keuntungan dan langkah awal untuk membuat produk yang lebih berkualitas. Begitu pula, dalam bisnis internet marketing, anda mungkin tidak bisa membayangkan, bagaimana saya bisa menghasilkan uang sebesar Rp 25o juta per bulan hanya dengan menjual informasi sederhana melalui internet. Tapi buktinya, saya berhasil mendapatkannya saat ini. Ini bukan kebetulan. Tapi nyata.

Jadi, apa yang masih anda pikirkan dan tunggu saat ini?

Saya tidak bisa memberikan langkah-langkah apa saja agar anda bisa kreatif. Itu semua tergantung seluas dan sebesar apa imajinasi anda tentang internet marketing. Jika anda bisa membayangkan bahwa berjualan buku di internet akan cepat laris daripada berjualan buku di berbagai bookstore, maka anda juga bisa mewujudkannya. 

Begitu pula, jika anda bisa membayangkan dapat berjualan ‘jasa’ perbengkelan di internet, maka anda pun bisa mewujudkannya. Apapun profesi anda dan seperti apa produk yang anda punya, jika menarik dan bisa dijual, maka anda bisa memasarkannya di internet, tergantung sejauh mana anda bisa kreatif. 

Jadi, jika anda ingin menjadi orang yang bertindak produktif, berpikirlah kreatif pada apapun di sekeliling anda. Jika anda punya modal, buatlah suatu produk yang bermanfaat bagi para costumer dan sesuai dengan pasar, sehingga anda bisa memasarkannya di website anda. Namun, jika anda tidak punya modal, gunakan bakat anda. Dan, jika anda tidak memiliki keduanya (modal dan bakat), jadilah reseller pada suatu produk bisnis seseorang. Mudah, kan?

Anda tidak perlu susah untuk menjadi orang yang bertindak produktif dalam bisnis online. Yang penting, jika anda mau kreatif, uang dengan sendirinya akan datang pada anda. 

Tapi, yang tidak susah itu bukan berarti mudah untuk dilaksanakan. Walaupun 6 jurus yang saya berikan di atas tampak mudah bagi anda, tapi jika anda masih belum memutuskan untuk mau bertindak, 6 jurus tersebut akan menjadi sia-sia. Jadi… yang harus anda lakukan saat ini, segeralah bertindak lebih produktif saat ini. Gunakan 6 jurus beserta langkah-langkahnya itu. Saya yakin, anda bisa melakukannya. 

6. Penutup: Di mana posisi anda sekarang?

Akhirnya, sampai juga kita pada penutup e-book ini. Saya yakin, anda sudah kelelahan menerima beragam informasi yang saya tawarkan sejak tadi. Tapi, saya juga jamin, pasti ada suatu hal yang selalu mendesak-desak pikiran anda, hati anda, dan keinginan anda. Benarkah demikian? Ya, hal tersebut adalah sebentuk motivasi agar anda bisa segera menentukan pilihan saat ini. 

LOVE or LEAVE IT! Lanjutkan atau Tinggalkan?

Yang terpenting, sebelum anda memutuskan untuk memilih, anda sebaiknya punya tiga hal penting:

•  Keyakinan.

Yakinkah anda dengan keputusan anda untuk mulai mengubah hidup melalui bisnis online?

•  Keberanian.

Seberapa besar keberanian anda untuk menentukan sikap dalam bisnis online?

•  Impian.

Apa saja yang telah anda lakukan dalam bisnis online untuk mewujudkan impian anda menjadi kenyataan?

Jawaban anda akan mencerminkan komitmen anda untuk menjadi orang yang sibuk atau orang yang bertindak. Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran anda saat ini. Yang saya tahu, anda sudah siap dengan segala hal saat membaca ebook ini. Termasuk, untuk mengubah hidup anda mulai dari

sekarang.

Nah, silakan anda nilai diri anda sendiri. Kelanjutan nyata dari e-book ini ada di tangan anda. Di manakah posisi anda saat ini? Apakah anda tetap menjadi orang yang sekadar sibuk? Atau justru telah berubah menjadi orang yang bertindak produktif? Sudah berapa jurus yang anda coba dan lakukan sejak tadi? 

Dan…

Mungkinkah anda masih tetap duduk di kursi anda saat ini? Tidakkah anda ingin beranjak dari tempat duduk anda dan memulai hal yang menakjubkan dalam hidup anda?

 Selamat mencoba… 

Salam sukses,

STOP DREAMING, START ACTION

SUMBER http://www.formulabisnis.com?id=Habils

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: