8-Jenis Tinja Dalam Kesehatan Pencernaan


Dalam proses penyembuhan ambien, saya jadi jauh lebih peduli dan peka dengan kondisi dan kesehatan. Sehingga saya bisa menulis artikel hasil pengamatan tentang ambien diantaranya : penyembuhan ambien 1, penyembuhan ambien 2 dan pantangan dan anjuran penderita ambien. Pembaca wikisopo.com silakan membaca pengalaman tersebut. Semoga anda semua mendapat pencerahan yang berguna untuk mengatasi ambien anda.

Selama pengamatan tersebut yang tak luput dari pengamatan saya adalah jenis-jenis tinja yang kita keluarkan setiap hari. Ternyata tinja yang kita keluarkan setiap hari berbeda-beda. Kemungkinan besar hal ini dipengaruhi oleh :

  1. Jenis makanan yang kita konsumsi
  2. Kondisi kesehatan kita dan 
  3. Kondisi psikis kita apakah sedang stress atau tidak.

Ketiga hal yang mempengaruhi kesehatan pencernaan dan kualitas tinja tersebut tidak bisa saya jelaskan dengan detail. Karena saya bukan ahli kesehatan. Atau punya back ground pendidikan dr. Tetapi saya yakin sangat berpengaruh terhadap pencernaan. Dan ini dia ke-8 jenis tinja berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya :

  1. Tinja cair. Tinja cair biasanya mengandung air lebih  banyak dari pada ampasnya. Perbandingan antar air dan ampas +- 70 air dan 30 ampas. Orang yang BAB dengan tinja cair biasanya disebut orang dengan istilah “mencret”. Kalau saya mengklasifikasikan dengan “Mencret stadium II”. Biasanya mencret dengan tinja cair diawali dengan perut mual-mual/ bergerak muter-muter (krucak-krucuk jawa : red) dan tekanan dorongnya sangat kuat. Tak jarang penderita tidak bisa menahan BAB tinja cair ini. Penyebab dari tinja cair kemungkinan bisa dari bakteri, virus, tukak lambung, disentri, gangguan pencernaan dan kondisi fisik yang lemah. Seperti saat terserang typhus biasanya sering  mengalami tinja cair. BAB dengan tinja cair sangat cepat membuat dehidrasi tubuh. Untuk itu jika kondisi kesehatan sedang tidak prima alangkah baiknya segera dibawa ke dokter. Agar mendapat perawatan intensif dan tepat. Dan agar penyembuhannya lebih cepat.
  2. Tinja sangat encer. Tinja encer mempunyai komposisi +- 60 ampas dan 40 cair. Klasifikasi saya menyebutnya dengan mencret “stadium I”. Penderita mencret I ini biasanya diawali mules dan perut bawah bergerak-gerak sebelum BAB. Penyebab mencret dengan tinja encer kemungkinan bakteri, kondisi fisik yang lemah, salah makan ( makanan yang tidak diterima perut), tukak lambung atau kondisi pencernaan tidak sehat. Pengalaman saya kalau makan mie instan dan kemudian minum susu putih biasanya juga akan menimbulkan tinja encer. atau pagi-pagi makan mangga. pasti deh nggak lama saya langsung B_OL dan mencret, hehehe. Maka dari itu hati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan ingat2 apa makanan yang tidak diterima perut  kita yg bisa menyebabkan BAB kita sangat encer alias mencret stadium I.
  3. Tinja lembek dan lengket. Tinja lembek ini hampir 100% ampas, tetapi dalam kondisi lembek dan lengket. Indikasi lengketnya adalah BAB cukup susah. Perlu mengejan walaupun tinja tidak besar. Diiringi dengan perut mules dan secara fisik permukaan tinja pucat, kering tidak berair. Dugaan kuat tinja ini hasil asupan makanan yang kita konsumsi, seperti makanan pedas, berminyak dan santan-santanan dan kita kurang minum air putih dan buah-buahan. Bisa juga jenis tinja ini diakibatkan oleh stress dan akhirnya kondisi pencernaan kita tidak bagus sehingga menghasilkan tinja lembek dan lengket.
  4. Tinja lembek berminyak. Besarnya tinja ini hampir sama dengan tinja lembek dan lengket hanya permukaan tinja ini diselimuti dengan enzim atau lendir seperti minyak yang terlihat sedikit mengkilap (meling-meling jawa : red). Dengan kondisi tinja ini berarti pencernaan anda sedang sehat dan bisa juga fikiran anda juga sedang sehat alias tidak stress. Tinja lembek berminyak juga bisa mengindikasikan kalau asupan makanan yang anda konsumsi juga sehat. Saat BAB dengan tinja lembek berminyak terasa sangat lancar tidak perlu mengejan.
  5. Tinja sedang berminyak. Tinja sedang berminyak cenderung sedkit keras dan 100 % ampas. Tetapi permukaannya seperti tinja lembek berminyak, diselimuti oleh enzim atau lendir seperti minyak. Sehingga dengan lapisan lendir ini BAB walaupun tinja sedikit agak besar tetapi sangat mudah dan lancar. Tidak ada rasa sakit atau mules-mules yang mendahului. Bahkan dengan cairan enzim/minyak yang menyelimuti, tinja BAB seperti loncat mak prucut cepat sekali hehe… tinja sedang berminyak mengindikasikan kondisi pencernaan kita sehat.
  6. Tinja keras berpolong-polong. Nah kalau tinja yang ini, tinja berpolong-polong selain kering juga tidak berminyak. Sehingga menyebabkan tinja seperti lengket dan susah keluar saat BAB. Tinja keras berpolong  perlu mengejan saat kita BAB. Bentuknya seperti tinja kambing yang nyrintil (bulat-bulat, terpisah, tidak menyatu). Penyebab dari tinja ini kemungkinan karena penyerapan pencernaan kita kurang sehat, kurang minum air putih, stress, dan jenis asupan makanan yang kita makanan kurang sehat berminyak dan berkolesterol (pedas, bersantan, berminyak). Tinja keras berpolong-polong juga bisa menyebabkan luka di sekitar anus dan salurannya. Makanya tak jarang bagi yang punya ambien tinja ini juga kadang diiringi dengan darah. Dan juga bisa menyebabkan iritasi permukaan kulit saluran buang yang kita.
  7. Tinja keras dan besar. Tinja ini ukurannya bisa dibilang jumbo. Karena bisa mencapai diameter 4-5 cm. Kadang  berminyak kadang juga nggak. Tetapi karna ukurannya, baik berminyak atau tidak (yang seharusnya bisa melicinkan saat pembuangan) tinja ini tetap saja susah keluar karna besarnya diameter tinja. Tinja seperti ini bisa memicu terjadinya ambien. Karena penderita akan mengejan dengan kuat saat BAB dengan tinja keras dan besar ini. Dan juga sering menyebabkan luka dan iritasi saluran anus. Sehingga kalau tinja sudah sebegini besar, sering selalu bercampur darah. Penyebab tinja ini kemungkinan penyerapan pencernaan kurang lancar, asupan makanan kita yang banyak, kurang olah raga, kurang minum air putih  dan stress.
  8. Tinja berdarah. Tinja berdarah tidak dipengaruhi oleh besarnya ukuran tinja. Tinja berdarah lebih disebabkan oleh, pencernaan tidak sehat, gas / asam lambung berlebih dan yang jelas ambien anda sedang meradang, luka atau iritasi. Tinja jenis ini sangat menyiksa, anus terasa panas, perut mules dan timbul rasa nyeri yang berlebihan. Dalam kondisi ini sebaiknya anda segera menghubungi dokter.

Hayo tinja kita seringnya seperti apa ya? Kalau kita sehat berarti tinja kita seperti gambaran no. 4 dan no.5 diatas. Bagi yang punya ilmu lebih mengenai hal ini kritik dan saran sangat penulis harapkan. Kritik dan saran akan saya terima dengan tangan terbuka, OK bro…solidarity forever

About these ads

About Abing Manohara
Hi...Assalamu 'alaikum...I like to write, sharing kindliness and science, tips and solution. Hopefully with this blog many charitable and benefit which I can do for the others people. Solidarity forever....

Leave Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers

%d bloggers like this: